URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menampik kabar bahwa operasional bandara Jendral Besar Soedirman (JBS) Purbalingga berhenti. Ganjar menjelaskan, kendalanya saat ini adalah terkait penerapan aturan PCR Test bagi penumpang pesawat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pastikan Operasional Bandara JBS Berjalan, Ganjar : Problemnya di PCR

Pastikan Operasional Bandara JBS Berjalan, Ganjar : Problemnya di PCR

Pastikan Operasional Bandara JBS Berjalan, Ganjar : Problemnya di PCR

featured-img

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menampik kabar bahwa operasional bandara Jendral Besar Soedirman (JBS) Purbalingga berhenti. Ganjar menjelaskan, kendalanya saat ini adalah terkait penerapan aturan PCR Test bagi penumpang pesawat.

“Nggak, nggak berhenti, tadi saya udah klarifikasi ke bupatinya tidak berhenti. Problemnya ada di PCR, terus kemudian dia (pihak maskapai) melakukan semacam reschedule lagi. Saya tanya Bu Bupati ‘nggak pak itu hoaks, kita masih jalan’ jadi tidak benar,” kata Ganjar ditemui di kantornya, Senin (25/10).

Di sisi lain, lanjut Ganjar, saat ini penerbangan di Bandara JBS belum dibuka secara reguler mengikuti aturan PPKM Level di masa pandemi.

“Kita kan juga belum membebaskan aktivitas ekonomi termasuk transportasi, kita kan masih jaga-jaga terus,” tegas Ganjar.

Ganjar menegaskan bahwa yang terjadi saat ini adalah penerapan aturan syarat penerbangan yang mengharuskan penumpang pesawat melakukan PCR Test.

Padahal, lanjut Ganjar, pihak perusahaan mengatakan jika penumpang pesawat cukup dengan swab antigen saja. Sebab, di dalam kabin pesawat telah menggunakan hepafilter.

“Problemnya hanya itu saja, bukan berhenti dan memang dari segi jadwal belum (dibuka),” jelasnya.

Bahkan, kata Ganjar, saat sedang mengklarifikasi perihal ini justru Bupati Purbalingga menawarkan agar pariwisata bisa dibuka dan otomatis akan menambah jadwal penerbangan.

“Bupati tadi saya kontak udah siap, ‘kalau diijinkan pariwisata saya buka penerbangannya masuk, hayo boleh apa nggak?’. Aku dadi gubernur e yo ngko sik, jangan, hati-hati kita harus menjaga itu,” tandasnya.

Sebagai informasi, beredar kabar bahwa maskapai Citilink sudah tidak melayani penerbangan di Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) Purbalingga. Kabar tersebut juga telah dibantah oleh pihak Citilink dan Bandara JBS Purbalingga. Sampai saat ini, maskapai dan bandara tersebut masih tetap beroperasi.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved