URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Lima kecamatan di Kabupaten Semarang bakal diguyur dana sebesar Rp 5 miliar untuk membantu penyediaan infrastruktur lumbung pangan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Bakal Miliki Lumbung Pangan

Pemkab Semarang Bakal Miliki Lumbung Pangan

Pemkab Semarang Bakal Miliki Lumbung Pangan

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Lima kecamatan di Kabupaten Semarang bakal diguyur dana sebesar Rp 5 miliar untuk membantu penyediaan infrastruktur lumbung pangan.

Pembangunan infrastruktur itu diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pertanian yang nantinya berlokasi di Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat, Desa Kesongo Kecamatan Tuntang, Desa Susukan Kecamatan Susukan, Desa Kedungringin Kecamatan Suruh, dan Desa Sukorejo Kecamatan Suruh.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, infrastruktur itu meliputi gedung untuk penyimpanan lumbung pangan terutama beras, bangunan untuk produksi berisi alat penggilingan beras atau rice mill. Rice mill tersebut berfungsi mengupas padi langsung menjadi beras.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan, dana itu disalurkan langsung ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) masing-masing kecamatan.

“Tentunya infrastruktur ini agar tetap dirawat dirawat, dimanfaatkan sebaik-baiknya, organisasi juga harus kuat, guyub dan rukun,” ujar Ngesti.

Terkait upayanya dalam memajukan bidang pangan, terutama pertanian padi, Ngesti mengatakan bahwa ia telah berdiskusi dengan Kementerian Koperasi dan UMKM terkait terkait pembangunan koperasi bagi para petani. Tujuannya agar tidak terjadi penyelewengan pupuk di kalangan petani.

“Dengan adanya koperasi nanti bisa menjadi jembatan antara petani dengan beberapa perusahaan yang akan ikut membantu,” sambungnya. (win)

 

BACA JUGA :

Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved