URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang telah mengambil langkah antisipatif untuk menghadapi dampak kekeringan yang mulai terjadi selama musim kemarau saat ini. Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, telah meminta PDAM Tirta Moedal Kota Semarang untuk menyediakan pasokan air kepada masyarakat. Menurut Walikota Semarang, saat ini beberapa mata air di beberapa tempat mengalami kekeringan karena tidak adanya hujan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Beraksi Menghadapi Kekeringan dengan Droping Air Bersih ke Masyarakat Terdampak

Pemkot Semarang Beraksi Menghadapi Kekeringan dengan Droping Air Bersih ke Masyarakat Terdampak

Pemkot Semarang Beraksi Menghadapi Kekeringan dengan Droping Air Bersih ke Masyarakat Terdampak

Foto:/IST
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
featured-img

Semarang – Pemerintah Kota Semarang mengantisipasi dampak kekeringan yang mulai terjadi pada musim kemarau saat ini. Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, telah meminta pihak PDAM Tirta Moedal Kota Semarang untuk bisa membackup kebutuhan air di masyarakat.

Menurutnya, saat ini di beberapa tempat banyak mata air yang mulai kekeringan, imbas tidak adanya hujan lagi.

“Memang untuk air ada, tapi dari Pamsimas kondisi airnya keruh. Jadi kami minta PDAM untuk melakukan droping air ke wilayah-wilayah rawan kekeringan secara rutin ke sana,” ujarnya, Senin (19/6/2023).

Ditambahkan Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu, kondisi air yang ada di warga tersebut memang tidak layak diminum.

“Sudah jelas dampak kekeringan di sana, air masih ada tapi tidak layak untuk diminum, kalau mandi, cuci selain air minum dari Pamsimas ada. Sehingga akan ada droping air bersih dalam sepekan sebanyak tiga kali, kami kirim truk tangki PDAM ke wilayah Jabungan. Karena biasanya Kecamatan Tembalang, seperti juga Rowosari saat musim hujan kena dampak banjir dan musim kemarau dampak kekeringan,” imbuhnya.

“Saya sampaikan ke masyarakat kalau ada permasalah dengan air segera lapor bisa ke pak RT, RW, pak Lurah, pak Camat atau juga ke saya langsung,” lanjutnya.

Selain melakukan droping air bersih ke Jabungan, pihaknya juga meminta masyarakat lainnya yang terdampak kekeringan bisa segera melaporkannya ke Pemrintah Kota Semarang.

“Untuk segera diantisipasi jangan sampai warga sampai teriak, komplain. Dan pemerintah pun harus aktif, mencari tahu warga butuh air atau tidak untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum