URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Untuk menghindari kecelakaan bus pariwisata, perlu dilakukan kampanye masif tentang keselamatan. Menurut Wildan (2024), karakteristik operasional bus wisata yang tidak diatur rutenya dan bisa beroperasi sepanjang hari menimbulkan masalah pengawasan, jalan yang tidak standar, dan kelelahan pengemudi. Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (28 Mei 2024) mengusulkan beberapa langkah jangka pendek, seperti pengecekan uji laik jalan (kir) melalui website MITRA DARAT, kelengkapan sabuk keselamatan, pengecekan SIM dan STNK sebelum perjalanan, serta penyediaan tempat istirahat bagi pengemudi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penanganan Jangka Pendek Menghindari Kecelakaan Mobil Bus Pariwisata

Penanganan Jangka Pendek Menghindari Kecelakaan Mobil Bus Pariwisata

Penanganan Jangka Pendek Menghindari Kecelakaan Mobil Bus Pariwisata

Ditulid oleh : Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat
Custom Image

Perlu upaya jangka pendek untuk menghindari kecelakaan mobil bus pariwisata. Kampanye masif perlu dilakukan supaya masyarakat menjadi leboh peduli akan berkeselmatan menggunakan bus pariwisata.

Karakteristik operasional bus wisata (Wildan, 2024), yaitu tidak diatur rutenya (bisa ke mana saja) dan tidak diatur waktunya (bisa beroperasi sepanjang hari tanpa istirahat). Kedua karakteristik di atas menimbulkan masalah (1) sulit pengawasannya (bus umum lainnya diawasi melalui terminal maupun oleh para transporter yang ada di layanan trayek tersebut, sementara bus wisata sulit mengawasinya), (2) sebagian besar jalan menuju destinasi wisata itu sub standar yang tidak ramah untuk kendaraan besar, resiko rem blong dan masuk jurangnya tinggi, dan (3) sebagian besar pengguna bus wisata menyusun itinerary perjalanan wisata sehemat mungkin, siang wisata, malam di jalan, ini memicu kelelahan pada pengemudi.

Menyimak Catatan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (28 Mei 2024), mengusulkan penanganan bus wisata jangka sangat pendek, yaitu (1) agar masyarakat mengecek uji laik jalan (kir) kendaraan melalui aplikasi laman (website) MITRA DARAT, dibuat sangat sederhana tidak perlu daftar aplikasi; (2) agar kelengkapan sabuk keselamatan (seat belt) menjadi item persyaratan lolos uji laik jalan (kir), jika bus yang tidak ada sabuk keselamatan untuk tidak diluluskan uji laik jalan (kir); (3) masyarakat melakukan pengecekan SIM pengemudi, STNK Bus Wisata dan buku uji laik jalan (kir) kendaraan sebelum keberangkatan; dan (4) kota-kota tujuan atau destinasi wisata diwajibkan menyediakan tempat istirahat yang layak bagi pengemudi, agar pengemudi tidak tidur di dalam bagasi bus dan hal ini selain kualitas istirahatnya menjadi tidak berkualitas, juga sangat tidak manusiawi.

Himbauan untuk mengatasi rasa ngantuk adalah (1) bagi penyelenggara/tour guide/event organizer agar memberi tempat istirahat bagi pengemudi yang layak, (2) pilihlah tempat tujuan wisata yang menyediakan tempat istirahat layak atau memadai bagi pengemudi, dan (3) pilihlah hotel yang memberikan tempat istirahat yang layak atau memadai bagi pengemudi.

Disamping itu, ada sejumlah rekomendasi dalam upaya pencegahan kecelakaan berulang dalam jangka pendek. Pertama, sistem pengupahan untuk pengemudi saat ini berdasarkan hari kerja, jika pengemudi tidak bekerja dengan alasan apapun pada umumnya tidak mendapat bayaran. Untuk ini harus dilakukan perubahan sistem, sehingga pengemudi dapat mengambil haknya untuk hari libur sesuai aturan Kementerian Tenaga Kerja tanpa khawatir tidak dibayar.

Kedua, belum ada pengawasan jam kerja dan libur pengemudi sesuai aturan Kementerian Tenaga Kerja. Untuk ini perlu dilakukan pengaturan fatigue management system, seperti di udara dan di perkeretaapian, agar pengemudi terhindar dari micro sleep ataupun acute fatigue. Ketiga, agar bus dengan tujuan wisata yang melebihi waktu perjalanan selama delapan jam, diwajibkan dengan dua pengemudi setiap busnya.

Keempat, masyarakat dapat diberikan akses atau kemudahan melalui laman (website) untuk mengecek status kendaraan yang akan dipakai berwisata apakah dalam kondisi laik; tidak laik atau tidak terdaftar. Cara pengecekan agar dibuat semudah mungkin, seperti cukup cari di laman (website) MITRA DARAT. Selanjutnya dengan memasukan nomor kendaraan akan langsung dapat diketahui status kendaraan tersebut, sehingga masyarakat dapat keyakinan kendaraan yang digunakan dalam kondisi laik dan dikelola oleh perusahaan yang resmi.

Kelima, agar mensosialisasikan dengan sangat masif agar masyarakat melakukan pengecekan kendaraan sebelum digunakan berwisata. Cara ini diharapkan bus yang tidak memenuhi persyaratan akan tersingkir dengan sendirinya. Keenam, agar persyaratan roll over (UN ECE R 66) untuk struktur bus agar dapat dimplementasikan dengan baik untuk bus-bus baru. Hal ini untuk menjamin survival space agar body bus mampu melindungi penumpang ketika bus terbalik atau mengalami benturan saat bus mengalami kecelakaan. Untuk ini struktur utama bus juga harus diperiksa ketika uji laik jalan (kir) tidak boleh mengalami karat.

Ketujuh, agar kelengkapan sabuk keselamatan menjadi item persyaratan lolos laik uji jalan (kir), jika bus yang tidak memiliki sabuk keselamatan untuk tidak diluluskan uji laik jalan (kir). Kedelapan, kota-kota tujuan atau Destinasi wisata diwajibkan menyediakan tempat istirahat yang layak bagi pengemudi, agar pengemudi tidak tidur di dalam bagasi bus dan hal ini selain kualitas istirahat tidak berkualitas, juga sangat tidak manusiawi.

Kesembilan, agar dalam pengambilan SIM khususnya B1 atau B2 dapat ditambahkan pelajaran mengenai sistem rem dan dampak akibat yang ditimbulkan terhadap kegagalan sistem pengereman, sehingga pengemudi akan lebih peduli (aware) terhadap masalah perawatan sistem rem.

Kesepuluh, agar dibuat program perawatan (maintenance programme) khususnya untuk sistem rem yang wajib dilakukan overhaul setiap dua atau tiga tahun dan dilakukan oleh bengkel yang kompeten. Bukti overhaul system rem dari bengkel tersebut, agar dijadikan persyaratan uji laik jalan (kir). Kesebelas, agar item uji laik jalan (kir) khususnya untuk pengereman dilakukan penyempurnaan, sehingga dapat lebih menjamin kelaikan fungsi rem dan agar melampirkan hasil perawatan besar atau overhaul oleh bengkel. Hal ini untuk meningkatkan pengawasan kelaikan dari sistem rem saat uji laik jalan (kir).

Regulasi tentang perlindungan sopir bus perlu segera dibuat. Hal ini termasuk soal pengaturan waktu kerja dan libur bagi mereka. Menjelang musim liburan sekolah setiap Juni-Juli, berharap pemerintah mencurahkan perhatian besar pada angkutan bus pariwisata seperti layaknya saat musim mudik Lebaran. Hal ini khususnya terkait aspek keselamatan angkutan untuk mencegah kecelakaan terulang lagi.

BACA JUGA :

Kecelakaan menewaskan mahasiswi ASK terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Senin (6/4/2026), saat korban mencoba mendahului truk, diduga karena ruang sempit, ditangani cepat anggota Satlantas Polres Salatiga dengan pertolongan awal sebelum dirujuk ke RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmojo.
Viral di Medsos, Polisi Lepas Baju Demi Selamatkan Korban Laka JLS
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga truk terjadi di Tol Semarang–Solo KM 431.400 jalur B wilayah Kabupaten Semarang, Sabtu (7/3/2026). Kasat Lantas Lingga Ramadhani menyebut insiden dipicu tabrakan truk tronton ke kendaraan di depannya, menyebabkan satu korban meninggal dan tiga lainnya luka, kini ditangani di RSUD Ungaran.
Diduga Rem Blong, Tronton Bermuatan Trafo Tabrak Dua Truk di Tol Semarang–Solo, Satu Korban Meninggal
Kecelakaan lalu lintas melibatkan 10 kendaraan terjadi di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2026) malam. Insiden yang dikonfirmasi Kasatlantas Lingga Ramadhani ini diduga dipicu kegagalan pengereman truk wingbox yang menabrak kendaraan berhenti di lampu merah, menyebabkan delapan orang luka-luka dan dirawat di RS At-Tin Bawen.
Begini Kondisi Korban Kecelakaan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen
Kecelakaan karambol terjadi saat sebuah truk boks menabrak delapan sepeda motor dan satu mobil di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (3/3/2026). Sopir truk Indra Warsito diduga mengalami rem blong setelah melanjutkan perjalanan dari Weleri, sehingga kendaraan tak terkendali dan menabrak kendaraan yang berhenti di lampu merah.
Breaking News! Rem Blong di Exit Tol Bawen, Truk Boks Tabrak 9 Kendaraan Saat Lampu Merah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran

INFOGRAFIS

TERKINI

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengajak pelajar di Salatiga bersepeda ke sekolah saat peresmian SMA Sainstek, Senin (13/4/2026), guna membangun kesadaran lingkungan dan pola hidup sehat. Sekolah juga diminta menerapkan program 3R serta penghematan energi sebagai bagian budaya ramah lingkungan.
Resmikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Abdul Mu’ti Ajak Pelajar Naik Sepeda ke Sekolah
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengajak pelajar di Salatiga bersepeda ke sekolah saat peresmian SMA Sainstek, Senin (13/4/2026), guna membangun kesadaran lingkungan dan pola hidup sehat. Sekolah juga diminta...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengimbau siswa mengerjakan Tes Kemampuan Akademik di SMP Plus Al Ittihad, Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026), dengan jujur dan percaya diri karena tidak menentukan kelulusan. TKA digunakan untuk mengukur kemampuan akademik dan evaluasi peningkatan kualitas pendidikan.
Mendikdasmen: TKA Bukan Penentu Kelulusan, Siswa Diminta Jujur dan Percaya Diri
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengimbau siswa mengerjakan Tes Kemampuan Akademik di SMP Plus Al Ittihad, Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026), dengan jujur dan percaya diri karena tidak menentukan kelulusan....
Mendikdasmen Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi 45 satuan pendidikan di Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026), untuk meningkatkan kualitas sarana dan pembelajaran. Program ini mencakup perbaikan fisik serta bantuan perangkat digital guna mendukung proses belajar yang lebih modern dan efektif.
Revitalisasi 45 Sekolah di Kabupaten Semarang Rampung, Pemkab Usulkan Tambahan di 2026
Mendikdasmen Abdul Mu'ti meresmikan revitalisasi 45 satuan pendidikan di Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2026), untuk meningkatkan kualitas sarana dan pembelajaran. Program ini mencakup perbaikan fisik...
H. Dakhori memaparkan hasil penelitian wakaf produktif di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (9/4/2026), yang menunjukkan pengelolaan kolaboratif mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Studi ini menyoroti peran LWP PWNU Jawa Tengah dalam pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan pemanfaatan platform digital.
Pertahankan Disertasi Implementasi Wakaf Produktif LWP PWNU, Dakhori Lulus Doktor Predikat Memuaskan
H. Dakhori memaparkan hasil penelitian wakaf produktif di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (9/4/2026), yang menunjukkan pengelolaan kolaboratif mampu meningkatkan kesejahteraan...
SMA Sainstek Ahmad Dahlan di Salatiga akan diresmikan Mendikdasmen Abdul Mu'ti pada Senin (13/4/2026) di Jl. Joko Tingkir. Sekolah di bawah Muhammadiyah ini hadir untuk memenuhi kebutuhan pendidikan berbasis sains dan teknologi dengan fokus riset serta pembentukan karakter religius.
Besok! Mendikdasmen bakal Resmikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga.
SMA Sainstek Ahmad Dahlan di Salatiga akan diresmikan Mendikdasmen Abdul Mu'ti pada Senin (13/4/2026) di Jl. Joko Tingkir. Sekolah di bawah Muhammadiyah ini hadir untuk memenuhi kebutuhan pendidikan berbasis...
Muat Lebih

POPULER

Rencana pengaktifan Car Free Day, Pemkab Semarang bersama Polres Semarang di Alun-alun Bung Karno Ungaran dan Ambarawa, mulai Minggu 12 April 2026, bertujuan mengurangi emisi karbon dan mendukung UMKM, dilaksanakan melalui penutupan jalan terbatas serta koordinasi lintas instansi.
Tunjang WFH, Pemkab Semarang Bakal Aktifkan Kembali Car Free Day, Dua Lokasi Mulai Disiapkan
Forum PUSAKA Jawa Tengah membuka call for papers bagi akademisi, peneliti, dan masyarakat di Gedung Bank Indonesia Semarang pada Maret 2026 untuk merumuskan rekomendasi kebijakan ekonomi daerah, dengan pengiriman extended abstract 2.500 kata serta peluang publikasi di jurnal ilmiah bereputasi.
Forum PUSAKA Jateng 2026 Buka Call for Papers, Dorong Rekomendasi Kebijakan Ekonomi Daerah
Pemkab Semarang berkomitmen mendampingi SPPG memenuhi SLHS dan IPAL. Ketua Satgas MBG Valeanto Soekendro menyatakan seluruh SPPG di Kabupaten Semarang akan dibantu. Pernyataan disampaikan di Ungaran, Kamis (9/4/2026), guna menjamin standar kesehatan dan investasi melalui koordinasi lintas OPD.
Temuan SPPG Samban, Pemkab Semarang Siap Fasilitasi Pemenuhan SLHS dan IPAL

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved