KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tunjang WFH, Pemkab Semarang Bakal Aktifkan Kembali Car Free Day, Dua Lokasi Mulai Disiapkan

Tunjang WFH, Pemkab Semarang Bakal Aktifkan Kembali Car Free Day, Dua Lokasi Mulai Disiapkan

Tunjang WFH, Pemkab Semarang Bakal Aktifkan Kembali Car Free Day, Dua Lokasi Mulai Disiapkan

Pemkab Semarang bakal mengaktifkan kembali CFD dalam rangka mendukung program WFH. Salah satu lokasinya adalah kawasan sekitar Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang berencana mengaktifkan kembali program Car Free Day (CFD) sebagai upaya mengurangi emisi karbon sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM. Untuk keperluan itu, dua lokasi tengah disiapkan.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, mengatakan pelaksanaan CFD akan dimulai pada Minggu (12/4/2026). Untuk tahap awal, kegiatan akan difokuskan di kawasan Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur.

“Betul, nanti direncanakan ada dua titik yang akan kita buat untuk skema CFD untuk mendukung program pemerintah mengurangi emisi karbon dengan peningkatan UMKM,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Rabu (8/4/2026).

Selain di Alun-alun Bung Karno, lokasi kedua direncanakan berada di wilayah Ambarawa. CFD di kawasan tersebut ditargetkan mulai berjalan pada pekan kedua April, dengan opsi lokasi di Jalan Pemuda. Namun, pengaturan teknis dan titik penutupan jalan masih akan dibahas lebih lanjut.

“Pelaksanaan mulai jam 06.00-09.00 WIB. Untuk penggal-penggal jalannya masih kita rapatkan lagi,” jelasnya.

Lingga menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pematangan konsep bersama instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan. Rapat lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan.

“Secara prinsip pelaksanaan CFD telah tertuang dalam surat edaran Bupati, Pak Sekda juga sudah oke. Untuk pelaksanaannya kita upayakan tanggal 12 sudah mulai running,” urainya.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Polres Semarang, dan Satpol PP. Sebab, dalam surat edaran dari Mendagri terdapat petunjuk pelaksanaan CFD.

“CFD ini dalam rangka yang pertama mendukung program work from home (WFH), menekan emisi karbon, dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui UMKM,” paparnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]