URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengajak pelajar di Salatiga bersepeda ke sekolah saat peresmian SMA Sainstek, Senin (13/4/2026), guna membangun kesadaran lingkungan dan pola hidup sehat. Sekolah juga diminta menerapkan program 3R serta penghematan energi sebagai bagian budaya ramah lingkungan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Resmikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Abdul Mu’ti Ajak Pelajar Naik Sepeda ke Sekolah

Resmikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Abdul Mu’ti Ajak Pelajar Naik Sepeda ke Sekolah

Resmikan SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Abdul Mu’ti Ajak Pelajar Naik Sepeda ke Sekolah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, memberikan sepeda kepada siswa saat peresmian SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga. (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ajakan itu disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, saat peresmian SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, dikawasan Tingkir kota Salatiga, Senin (13.4.20260).

Abdul Mu’ti, mengajak para pelajar di Kota Salatiga untuk mulai membiasakan berangkat ke sekolah menggunakan sepeda. Gerakan ini disebut sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan sekaligus pola hidup sehat di kalangan siswa.

Ia menuturkan, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Selain menghemat energi, gerakan ini juga bertujuan mewujudkan lingkungan sekolah yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

“Yang ingin kita tumbuhkan adalah kesadaran kepada murid-murid untuk cinta lingkungan, hemat energi, dan kebiasaan hidup yang sehat. Makanya kami mencanangkan gerakan bersepeda ke sekolah,” ujar Abdul Mu’ti.

Tak hanya mendorong penggunaan sepeda, Abdul Mu’ti juga menginstruksikan sekolah-sekolah untuk mulai menerapkan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle), meskipun dalam skala sederhana. Langkah ini diharapkan mampu membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan pendidikan sejak dini.

Muhammad Bintang Putra Syarifudin, salah satu calon siswa baru SMA Sainstek menyebut ajakan mentri untuk naik sepeda dinilai tepat ditengah Gerakan hemat energi saat ini.
“Saya mendukung ajakan bapak mentri, selain hemat energi juga bisa membuat badan tambah bugar, apalagi rumah saya tidak jauh dari lokasi sekolah”. Ujar Bintang.

Sementara itu, Kepala SMA Sainstek Ahmad Dahlan, Sutomo, menyatakan kesiapan pihaknya dalam menindaklanjuti kebijakan tersebut. Ia bahkan berkomitmen untuk memberi contoh langsung dengan bersepeda ke sekolah.

“Gerakan pergi ke sekolah dengan bersepeda ini akan kita mulai dan Insyaallah kepala sekolahnya akan siap memulai dengan menggunakan sepeda,” tegasnya.

Selain itu, pihak sekolah juga mulai menerapkan langkah penghematan energi, salah satunya dengan penggunaan AC secara situasional. Jika tidak diperlukan, pendingin ruangan akan dimatikan guna menekan konsumsi listrik.

“Kebijakan ini diharapkan mampu membangun budaya sekolah yang lebih ramah lingkungan, sehat, serta mendukung efisiensi energi secara berkelanjutan,” pungkasnya.

– Abdul Mu’ti saat diwawancara Rasika
– Suasana saat penyerahan sepeda

BACA JUGA :

Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan