KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Temuan SPPG Samban, Pemkab Semarang Siap Fasilitasi Pemenuhan SLHS dan IPAL

Temuan SPPG Samban, Pemkab Semarang Siap Fasilitasi Pemenuhan SLHS dan IPAL

Temuan SPPG Samban, Pemkab Semarang Siap Fasilitasi Pemenuhan SLHS dan IPAL

Ketua Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan komitmennya untuk mendampingi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memenuhi persyaratan dasar, termasuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Ketua Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, mengatakan seluruh persyaratan SPPG secara normatif wajib dipenuhi. Namun demikian, pemerintah daerah siap hadir membantu jika terdapat kendala di lapangan.

“Bagi kami, persyaratan SPPG ini secara normatif harus dipenuhi. Nah, kesulitannya seperti apa, kami pemerintah daerah siap membantu,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Kamis (9/4/2026).

Soekendro menegaskan, pendampingan tidak hanya diberikan kepada SPPG di Desa Samban, Kecamatan Bawen, yang menjadi sorotan Dewan Pendidikan, tetapi juga kepada seluruh SPPG di Kabupaten Semarang. Sejumlah kebijakan telah diarahkan oleh Bupati Semarang melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk memfasilitasi pemenuhan persyaratan tersebut.

“SLHS sudah kami sampaikan ke Dinas Kesehatan untuk memberikan pendampingan, karena ini cukup rentan, misalnya terkait bakteri dan cara penanganannya,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pemenuhan IPAL, Pemkab Semarang juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar dapat memfasilitasi pembangunan sistem pengolahan limbah yang sesuai standar.

“Begitu juga dengan IPAL, kami minta DLH untuk memfasilitasi agar bisa dibuat sesuai ketentuan yang benar,” tambahnya.

Soekendro menegaskan, pendampingan yang dilakukan Pemkab Semarang tidak hanya terbatas pada program MBG atau SPPG semata, melainkan berlaku bagi seluruh investasi yang masuk ke wilayah Kabupaten Semarang. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus memastikan seluruh pelaku usaha memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Setiap investasi di Kabupaten Semarang kami lakukan pendampingan dalam rangka mempermudah sekaligus memastikan semua persyaratan terpenuhi,” tegasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]