URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan menewaskan mahasiswi ASK terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Senin (6/4/2026), saat korban mencoba mendahului truk, diduga karena ruang sempit, ditangani cepat anggota Satlantas Polres Salatiga dengan pertolongan awal sebelum dirujuk ke RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmojo.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Viral di Medsos, Polisi Lepas Baju Demi Selamatkan Korban Laka JLS

Viral di Medsos, Polisi Lepas Baju Demi Selamatkan Korban Laka JLS

Viral di Medsos, Polisi Lepas Baju Demi Selamatkan Korban Laka JLS

Gunakan baju dinas Polisi, Agung tutupi tubuh korban laka di jls
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – ASK, seorang mahasiswi warga Candirejo Pringapus kabupaten Semarang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan dekat Simpang Empat Pulutan, Kelurahan Pulutan, Sidorejo, Kota Salatiga, depan RM New Bale Raos JLS pada Senin Sore (6.4.2026).

Korban meninggal setelah sepeda motor Honda Scoopy H-2756-AYC gagal mendahului Truck Box Hino Gandeng K-8346-TK.

Usai kejadian AIPDA Agung Dwi P bersama Bripka Drasta dan Brigadir Dimas anggota Satlantas Polres Salatiga yang tengah melaksanakan piket patroli kewilayahan, menerima informasi dari masyarakat terkait adanya kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.

mereka bergerak cepat menuju titik kejadian untuk memberikan pertolongan awal, sambil menunggu kedatangan Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga serta Mobil Siaga Ambulance.

Sesampainya di lokasi, Korban tampak masih tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi mengalami luka terbuka dan cedera pada bagian kaki kanan, di tengah hujan yang masih turun membasahi jalanan.

Melihat kondisi korban yang mengalami luka terbuka Agung Dwi P tanpa ragu langsung melepas baju dinas yang dikenakannya untuk menutupi bagian luka korban, demi menjaga martabat korban di lokasi.

“Ketika datang pertama yang saya lihat adalah korban dengan luka terbuka, sehingga tanpa ragu langsung saya lepaskan seragam saya untuk menutupi luka tersebut, apalagi korban adalah seorang perempuan, kondisinya juga masih hujan,” Ungkap Agung.

Menurut Agung tindakan itu tidak direncanakan, melainkan panggilan hati yang muncul secara spontan ketika melihat sesama manusia sedang berjuang menahan sakit.

Korban mengalami luka berat dan selanjutnya mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo Kota Salatiga.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, diketahui bahwa sepeda motor Honda Scoopy melaju dari arah Kecandran menuju Blotongan. Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut berupaya mendahului kendaraan Truck Box Hino Gandeng dari sisi sebelah kiri. Namun karena ruang yang tidak cukup, sepeda motor membentur bagian belakang sebelah kiri bodi bak gandeng truk, lalu oleng ke kiri dan terjatuh.

Aksi yang dilakukan personel Satlantas Polres Salatiga tersebut pun mendapat apresiasi dari Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, dan sejumlah komen positif netizen.

Suasana Polisi saat selamatkan korban

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik