KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Viral di Medsos, Polisi Lepas Baju Demi Selamatkan Korban Laka JLS

Viral di Medsos, Polisi Lepas Baju Demi Selamatkan Korban Laka JLS

Viral di Medsos, Polisi Lepas Baju Demi Selamatkan Korban Laka JLS

Gunakan baju dinas Polisi, Agung tutupi tubuh korban laka di jls

RASIKAFM.COM | SALATIGA – ASK, seorang mahasiswi warga Candirejo Pringapus kabupaten Semarang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan dekat Simpang Empat Pulutan, Kelurahan Pulutan, Sidorejo, Kota Salatiga, depan RM New Bale Raos JLS pada Senin Sore (6.4.2026).

Korban meninggal setelah sepeda motor Honda Scoopy H-2756-AYC gagal mendahului Truck Box Hino Gandeng K-8346-TK.

Usai kejadian AIPDA Agung Dwi P bersama Bripka Drasta dan Brigadir Dimas anggota Satlantas Polres Salatiga yang tengah melaksanakan piket patroli kewilayahan, menerima informasi dari masyarakat terkait adanya kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.

mereka bergerak cepat menuju titik kejadian untuk memberikan pertolongan awal, sambil menunggu kedatangan Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga serta Mobil Siaga Ambulance.

Sesampainya di lokasi, Korban tampak masih tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi mengalami luka terbuka dan cedera pada bagian kaki kanan, di tengah hujan yang masih turun membasahi jalanan.

Melihat kondisi korban yang mengalami luka terbuka Agung Dwi P tanpa ragu langsung melepas baju dinas yang dikenakannya untuk menutupi bagian luka korban, demi menjaga martabat korban di lokasi.

“Ketika datang pertama yang saya lihat adalah korban dengan luka terbuka, sehingga tanpa ragu langsung saya lepaskan seragam saya untuk menutupi luka tersebut, apalagi korban adalah seorang perempuan, kondisinya juga masih hujan,” Ungkap Agung.

Menurut Agung tindakan itu tidak direncanakan, melainkan panggilan hati yang muncul secara spontan ketika melihat sesama manusia sedang berjuang menahan sakit.

Korban mengalami luka berat dan selanjutnya mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo Kota Salatiga.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, diketahui bahwa sepeda motor Honda Scoopy melaju dari arah Kecandran menuju Blotongan. Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut berupaya mendahului kendaraan Truck Box Hino Gandeng dari sisi sebelah kiri. Namun karena ruang yang tidak cukup, sepeda motor membentur bagian belakang sebelah kiri bodi bak gandeng truk, lalu oleng ke kiri dan terjatuh.

Aksi yang dilakukan personel Satlantas Polres Salatiga tersebut pun mendapat apresiasi dari Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, dan sejumlah komen positif netizen.

Suasana Polisi saat selamatkan korban

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]