[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Aksi bejat dilakukan oleh seorang penjaga Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karangrejo 02 Jalan Sultan Agung 145 Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang berinisial IS

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penjaga SD di Semarang Cabuli Empat Murid

Penjaga SD di Semarang Cabuli Empat Murid

Penjaga SD di Semarang Cabuli Empat Murid

Ilustrasi

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Aksi bejat dilakukan oleh seorang penjaga Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karangrejo 02 Jalan Sultan Agung 145 Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang berinisial IS. Pria berusia 44 tahun ini tega mencabuli empat murid pada saat bersekolah.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, keempat korban itu berinisial F (8), N (10), NM (9), K (11). Dirinya menjelaskan, aksi pelecehan seksual ini terjadi pada Senin (12/12/2022) sekira jam 13.30 WIB.

Dalam melakukan aksi pertamanya, pelaku melakukannya dengan cara memanggil korban kemudian mengajak korban ke belakang sekolah dan memberikan uang kepada korban sejumlah Rp. 10 ribu yang langsung dimasukkan kedalam saku korban. Setelah itu pelaku menutup mata korban dengan menggunakan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya meraba-raba dari dalam rok dari paha hingga menyentuh kemaluan korban.

“Untuk aksi kedua terjadi pada saat korban sedang mengumpulkan tugas di sekolah. Saat itu korban oleh pelaku dicium pada pipi korban. Dan aksi ketiga pelaku awalnya memanggil korban dan setelah mendekat pelaku memasukkan uang kedalam saku baju korban sambil meremas payudara korban,” ujar Irwan dalam keterangan yang diterima,” Kamis (19/1/2023).

Irwan menambahkan, untuk aksi keempat korban sempat melawan perbuatan bejat pelaku sengan menepis tangannya dan lari. “Saat itu korban sedang jajan di kantin,” katanya.

Dirinya menerangkan, kejahatan ini terungkap ketika salah satu korban menceritakan kejadian itu ke salah satu gurunya. Kemudian, guru itu langsung menelfon orang tua korban dan meminta datang ke kediamannya untuk menyampaikan sesuatu.

“Orang tua korban diberitahu bahwa ankanya mengalami perbuatan cabul dari penjaga sekolah,” paparnya.

Karena tak terima anaknya dilecehkan, kemudian orang tua korban melapor ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti. Setelah menerima laporan itu, kemudian kepolisian melakukan pemeriksaan dan menangkap pelaku.

“Unit PPA Satreskrim Polrestabes Semarang pada hari Rabu 18 Januari 2023 sekira pukul 14.00 WIB berhasil mengungkap pelaku dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak,” terangnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan oleh kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 82 ayat (1) jo pasal 76E UU RI No 35 Th 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Th 2002 tentang Perlindungan Anak

“Kami juga berkoordinasi dan bekerja sama dengan DP3A Kota Semarang dan Psikolog UPTD PPA Kota Semarang untuk pendampingan korban,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px