URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan program "Sip Tenan Gan" (Sinergitas Pelatihan, Pemberian Bantuan, dan Pendampingan Berkelanjutan) untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemudahan akses layanan bagi penyandang disabilitas. Program ini diinisiasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Semarang dan diperkenalkan dalam kegiatan Senam Sehat Lansia di halaman Masjid Agung Al Mabrur, Ungaran Timur, pada Jumat, 18 Juli 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penyandang Disabilitas di Kabupaten Semarang Bakal Dipermudah dengan Kartu Multifungsi, Mulai Diskon hingga Akses Layanan Publik

Penyandang Disabilitas di Kabupaten Semarang Bakal Dipermudah dengan Kartu Multifungsi, Mulai Diskon hingga Akses Layanan Publik

Penyandang Disabilitas di Kabupaten Semarang Bakal Dipermudah dengan Kartu Multifungsi, Mulai Diskon hingga Akses Layanan Publik

Bupati Semarang Ngesti Nugraha didampingi Wakil Bupati Nur Arifah dan Kepala Dinsos Istichomah melepas balon sebagai tanda diluncurkannya program Sip Tenan Gan usai senam bersama kaum lansia di halaman Masjid Al Mabrur, Ungaran Timur, Jumat (18/7/2025). Foto: win
Bupati Semarang Ngesti Nugraha didampingi Wakil Bupati Nur Arifah dan Kepala Dinsos Istichomah melepas balon sebagai tanda diluncurkannya program Sip Tenan Gan usai senam bersama kaum lansia di halaman Masjid Al Mabrur, Ungaran Timur, Jumat (18/7/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM. COM | UNGARAN — Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial resmi meluncurkan program Sip Tenan Gan (Sinergitas Pelatihan, Pemberian Bantuan dan Pendampingan Berkelanjutan). Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta kemudahan akses pelayanan bagi penyandang disabilitas.

Pemuncuran ini dikemas dalam kegiatan Senam Sehat Lansia di halaman Masjid Agung Al Mabrur, Ungaran Timur, Jumat (18/7/2025). Acara ini diikuti oleh sejumlah elemen, seperti Dinas Sosial, TKSK, Pendamping PKH, Tagana, dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Semarang.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah, menyampaikan para penyandang disabilitas ini nantinya akan memiliki kartu. Kartu ini akan menjadi dasar bagi pemegangnya untuk memperoleh berbagai fasilitas, mulai dari diskon transportasi umum hingga kemudahan dalam layanan kesehatan dan administrasi kependudukan.

“Kartu disabilitas ini sementara digunakan untuk pendataan, karena saat ini baru tercatat 3.843 penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Menurut Istichomah, pihaknya saat ini tengah menjalin kerja sama dengan UIN Salatiga untuk menyusun basis data yang komprehensif. Data tersebut tidak hanya memuat informasi dasar seperti nama dan alamat, tetapi juga meliputi tingkat pendidikan, kondisi sosial ekonomi, jenis bantuan yang pernah diterima, hingga kebutuhan khusus dari tiap individu penyandang disabilitas.

“Dengan data yang detail dan valid, kita bisa tahu siapa butuh apa. Ini penting untuk penyaluran bantuan maupun pelatihan agar lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Tak hanya soal pendataan dan kartu, program Sip Tenan Gan juga menyasar peningkatan kapasitas disabilitas melalui pelatihan berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, pihaknya menggandeng berbagai pihak, termasuk Universitas Paramadina, untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada penyandang disabilitas agar mereka memiliki kompetensi kerja atau bisa membuka usaha mandiri.

“Jadi bukan hanya diberikan kartu atau bantuan, tapi benar-benar kita dampingi hingga mereka bisa mandiri secara ekonomi,” tambahnya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengapresiasi program yang diluncurkan oleh Dinas Sosial tersebut. Menurutnya, hal itu akan mempermudah penyandang disabilitas dalam mengakses berbagai layanan.

“Nantinya kartu tersebut bisa digunakan untuk diskon transportasi umum hingga 50 persen, mempermudah akses layanan kesehatan meski sudah UHC, serta menunjang pelayanan publik lainnya, seperti pengurusan administrasi kependudukan,” terangnya. (win)

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga