URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penyebab Dua korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan di perempatan Traffic Light Jalan Lingkar Selatan (JLS), Dukuh Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Rabu (20/7/2022) sore sekira pukul 15.30 wib yang merupakan pelajar SMK Negeri 2 Salatiga  diduga karena rem blong.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penyebab Kecelakaan di JLS Dengan Korban Dua Pelajar SMKN 2 Salatiga, Diduga Truk Kontainer Alami Rem Blong

Penyebab Kecelakaan di JLS Dengan Korban Dua Pelajar SMKN 2 Salatiga, Diduga Truk Kontainer Alami Rem Blong

Penyebab Kecelakaan di JLS Dengan Korban Dua Pelajar SMKN 2 Salatiga, Diduga Truk Kontainer Alami Rem Blong

Proses evakuasi truck yang alami laka (Poto Arief Rasika)

Penyebab Dua korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan di perempatan Traffic Light Jalan Lingkar Selatan (JLS), Dukuh Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Rabu (20/7/2022) sore sekira pukul 15.30 wib yang merupakan pelajar SMK Negeri 2 Salatiga  diduga karena rem blong.

Korban bernama Ahmad Zaki (17) warga Kecamatan Tuntang dan Linda Azahra (17) warga Tingkir Lor.[irp posts=”40061″ name=”Diduga Alami Rem Blong, Kontainer Timpa Sepeda Motor, Pengendara Meninggal Dilokasi”]

Kedua korban ini merupakan pengendara dan pemboceng sepeda motor Kawasaki KSR nopol H 5158 EK.

Kepada Rasika FM kanit Laka Satlantas Polres Salatiga IPDA Meysal saat dikonfirmasi mengatakan jika kejadian tersebut disebabkan karena truk kontainer gagal fungsi rem alias blong.

“Truk kontainer muatan jagung melaju dari dari arah Tingkir ke Blotongan. Sesampainya diturunan JLS Kumpulrejo mengalami gagal fungsi rem,” ungkap Meysal.

Kemudian sesampai di TKP pengemudi truk kontainer membanting kemudi kekiri lalu membentur pohon, disaat bersamaan melaju sepeda motor Kawasaki KSR searah dibelakang truk. Kemudian sepeda motor Kawasaki KSR tertimpa pohon yang tumbang akibat benturan dengan truk. Yang dikemudikan oleh Siswanto (41) warga Tuban Jawa Timur.

Kanit Laka Ipda Meysal saat diwawancarai Rasika

Bendi, warga Kabupaten Semarang, salah seorang saksi mata mengatakan, truk kontainer melaju dari arah Tingkir, Salatiga menuju ke arah Semarang.

“Sesampai dilokasi kejadian, truk oleng ke kiri dan menabrak pohon,” ujarnya.

Nahas, saat bersamaan pengendara motor Kawasaki melaju searah truk kontainer yang mengalami rem blong.

BACA JUGA :

Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved