KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Perbaikan Jalan Daendels di Kebumen Dimulai Tahun Ini Setelah Dapat Dukungan Pemerintah Pusat

Perbaikan Jalan Daendels di Kebumen Dimulai Tahun Ini Setelah Dapat Dukungan Pemerintah Pusat

Perbaikan Jalan Daendels di Kebumen Dimulai Tahun Ini Setelah Dapat Dukungan Pemerintah Pusat

Perbaikan Jalan Daendels di wilayah Kebumen atau Pantai Selatan (Pansela) akan dimulai tahun ini setelah mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat. Setelah menjadi perdebatan, status jalan itu kini sudah jelas akan menjadi jalan kabupaten. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan bahwa jalan tersebut sangat memprihatinkan dan menjadi masalah utama di Kebumen.
Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Perbaikan Jalan Daendels di wilayah Kebumen atau Pantai Selatan (Pansela) akan dimulai tahun ini. Terlebih, setelah status jalan itu yang sempat menjadi perdebatan, sekarang sudah jelas akan menjadi jalan kabupaten.

“Kebumen itu paling masalah Jalan Daendels. Setelah kami cek, itu ternyata jalan tak bertuan. Pusat bukan, provinsi bukan, kabupaten bukan. Semua marah lewat situ. Apalagi waktu jalur Selatan Selatan dibangun. Sekarang statusnya sudah jelas, masuk jalan kabupaten,” terang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat Musrenbangwil Barlingmascakeb, di Pendapa Kabupaten Kebumen, Senin (20/3/2023).

Ganjar menceritakan, saat mendampingi kunjungan Presiden Joko Widodo di Kebumen beberapa waktu lalu, dia sempat menyampaikan kondisi Jalan Daendels. Ia menyebut Jalan Daendels tidak lagi masuk kategori rusak, tetapi remuk. Terlebih perbaikan tidak dapat dilakukan, karena status kepemilikan jalan yang belum jelas.

“Anggaran tidak ada, kebetulan lagi anterin Presiden. Jalan ini tidak masuk kategori rusak, tapi remuk. Ini tanpa status. Karena ini ada Inpres infrastruktur sampai ke desa, akhirnya dapat Rp68 miliar,” katanya, di depan peserta Musrenbangwil.

Ditemui usai acara, Ganjar menegaskan, Jalan Daendels akan mulai dibangun tahun ini. Begitu nanti selesai diperbaiki, akan diserahkan ke kabupaten.

“Tadi sudah saya sampaikan sekitar Rp68 miliar. Pembangunan Insyallah tahun ini. Tinggal diperjelas, nanti kalau sudah jadi Deandles dibangun, serahkan ke Pak Bupati. Kepemilikan nanti kabupaten, tapi akan dibangunkan. Saya sudah bicara,” ucapnya.

Sampai pembangunan jalan itu dimulai, Ganjar meminta kepada camat dan kades untuk sosialisasi kepada masyarakat di sepanjang Jalan Daendels di Pantai Selatan.

“Saya minta bantuan camat dan kades untuk ikut menyosialisasikan kepada masyarakat, atau memasang peringatan di sepanjang jalan, bahwa akan diperbaiki pada tahun ini,” pungkasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]