URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Perbaikan Jalan Daendels di wilayah Kebumen atau Pantai Selatan (Pansela) akan dimulai tahun ini setelah mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat. Setelah menjadi perdebatan, status jalan itu kini sudah jelas akan menjadi jalan kabupaten. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan bahwa jalan tersebut sangat memprihatinkan dan menjadi masalah utama di Kebumen.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perbaikan Jalan Daendels di Kebumen Dimulai Tahun Ini Setelah Dapat Dukungan Pemerintah Pusat

Perbaikan Jalan Daendels di Kebumen Dimulai Tahun Ini Setelah Dapat Dukungan Pemerintah Pusat

Perbaikan Jalan Daendels di Kebumen Dimulai Tahun Ini Setelah Dapat Dukungan Pemerintah Pusat

Perbaikan Jalan Daendels di wilayah Kebumen atau Pantai Selatan (Pansela) akan dimulai tahun ini setelah mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat. Setelah menjadi perdebatan, status jalan itu kini sudah jelas akan menjadi jalan kabupaten. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengatakan bahwa jalan tersebut sangat memprihatinkan dan menjadi masalah utama di Kebumen.
Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo
featured-img

Perbaikan Jalan Daendels di wilayah Kebumen atau Pantai Selatan (Pansela) akan dimulai tahun ini. Terlebih, setelah status jalan itu yang sempat menjadi perdebatan, sekarang sudah jelas akan menjadi jalan kabupaten.

“Kebumen itu paling masalah Jalan Daendels. Setelah kami cek, itu ternyata jalan tak bertuan. Pusat bukan, provinsi bukan, kabupaten bukan. Semua marah lewat situ. Apalagi waktu jalur Selatan Selatan dibangun. Sekarang statusnya sudah jelas, masuk jalan kabupaten,” terang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat Musrenbangwil Barlingmascakeb, di Pendapa Kabupaten Kebumen, Senin (20/3/2023).

Ganjar menceritakan, saat mendampingi kunjungan Presiden Joko Widodo di Kebumen beberapa waktu lalu, dia sempat menyampaikan kondisi Jalan Daendels. Ia menyebut Jalan Daendels tidak lagi masuk kategori rusak, tetapi remuk. Terlebih perbaikan tidak dapat dilakukan, karena status kepemilikan jalan yang belum jelas.

“Anggaran tidak ada, kebetulan lagi anterin Presiden. Jalan ini tidak masuk kategori rusak, tapi remuk. Ini tanpa status. Karena ini ada Inpres infrastruktur sampai ke desa, akhirnya dapat Rp68 miliar,” katanya, di depan peserta Musrenbangwil.

Ditemui usai acara, Ganjar menegaskan, Jalan Daendels akan mulai dibangun tahun ini. Begitu nanti selesai diperbaiki, akan diserahkan ke kabupaten.

“Tadi sudah saya sampaikan sekitar Rp68 miliar. Pembangunan Insyallah tahun ini. Tinggal diperjelas, nanti kalau sudah jadi Deandles dibangun, serahkan ke Pak Bupati. Kepemilikan nanti kabupaten, tapi akan dibangunkan. Saya sudah bicara,” ucapnya.

Sampai pembangunan jalan itu dimulai, Ganjar meminta kepada camat dan kades untuk sosialisasi kepada masyarakat di sepanjang Jalan Daendels di Pantai Selatan.

“Saya minta bantuan camat dan kades untuk ikut menyosialisasikan kepada masyarakat, atau memasang peringatan di sepanjang jalan, bahwa akan diperbaiki pada tahun ini,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan