URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Percepat Vaksinasi di Kabupaten Semarang, Satu Puskesmas Ditarget 400 Dosis

Percepat Vaksinasi di Kabupaten Semarang, Satu Puskesmas Ditarget 400 Dosis

Percepat Vaksinasi di Kabupaten Semarang, Satu Puskesmas Ditarget 400 Dosis

featured-img
Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Foto/win)

UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha menargetkan vaksinasi di Kabupaten Semarang selesai pada Desember 2021. Untuk memenuhi target tersebut, pihaknya mengupayakan percepatan vaksinasi diantaranya dengan jemput bola ke desa-desa.

“Kami targetkan minimal dua lokasi di setiap kecamatan untuk menyediakan layanan vaksinasi bagi masyarakat desa,” ungkap Bupati saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (6/8/2021).

Disampaikan Bupati, pihaknya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah agar Kabupaten Semarang segera mendapatkan kiriman vaksin mengingat stoknya sudah menipis.

“Harapan kami dengan nanti ada penambahan dosis vaksin, upaya percepatan vaksinasi ke desa-desa bisa dilaksanakan. Masing-masing puskesmas dari 26 puskesmas yang ada di Kecamatan kami target 400 dosis, dengan demikian minimal 10ribu orang bisa divaksin. Selain itu, dua RSUD dan satu milik swasta yakni Ken Saras juga kami harap bisa jadi lokasi vaksinasi, tinggal nunggu stok,” urai Bupati.

Saat ini stok vaksin yang ada di Kabupaten Semarang sebanyak 14ribu dosis. Jumlah itu menurut orang nomor satu di Kabupaten Semarang itu untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi tahap pertama dan dosis kedua.

“Data yang sudah tervaksinasi tahap pertama ada sekitar 211.600 atau 25,47 persen, sedangkan dosis kedua saat ini baru sekitar 11,38 persen. Stok yang 14ribu itu akan digunakan bagi lansia, karyawan dan masyarakat umum. Kemarin kami juga dibantu TNI dan Polri dengan Vaksinasi Merdeka di GOR Pandanaran wujil dan Kecamatan Tengaran sebanyak 2.000 dosis bagi kalangan pekerja dan santri,” ungkapnya.

Sementara untuk vaksinasi tahap ketiga bagi kalangan tenaga kesehatan (nakes), Ngesti menambahkan hingga saat ini belum dilakukan sebab masih menunggu dropping dari Dinkes Jateng.

“Pendataan untuk nakes sudah dilakukan sebab nakes masuk skala prioritas sejak vaksinasi tahap pertama. Kami sudah koordinasi dengan Dinkes Kabupaten Semarang hingga saat ini belum dilaksanakan vaksin booster bagi nakes, masih nunggu dropping vaksin,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved