URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menurut Mudjiati, hal itu dilakukan agar para murid SMP Negeri 2 Salatiga dapat lebih bijak di dalam bermedia sosial dan tidak melakukan bullying baik fisik maupun verbal, meski hingga saat ini belum ada kasus bullying di dalam SMP Negeri 2 Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Hari Pramuka, SMP Negeri 2 Salatiga Tandatangani Komitmen Anti Bullying

Peringati Hari Pramuka, SMP Negeri 2 Salatiga Tandatangani Komitmen Anti Bullying

Peringati Hari Pramuka, SMP Negeri 2 Salatiga Tandatangani Komitmen Anti Bullying

Isi Peringatan Hari Pramuka Ke-61, Kepala SMP Negeri 2 Salatiga, Mudjiati tandatangani komitmen anti bullying dan bermedia sosial secara sehat di lapangan, sekolah setempat, Senin (15/8/2022). Poto dok hanes

Menurut Mudjiati, hal itu dilakukan agar para murid SMP Negeri 2 Salatiga dapat lebih bijak di dalam bermedia sosial dan tidak melakukan bullying baik fisik maupun verbal, meski hingga saat ini belum ada kasus bullying di dalam SMP Negeri 2 Salatiga.

“Alhamdulillah belum ada kasus, kita berusaha semaksimal mungkin untuk tidak ada kasus seperti itu,”katanya.

Dijelaskanya, melihat dari beberapa kejadian yang ada dalam penggunaan media sosial oleh para remaja terkadang tidak sehat dan kurang berhati-hati saat mengupload ataupun mengunduh konten yang ada di media sosial.

“Jika hal ini terjadi, nantinya anak-anak bisa terkena undang-undang IT,” imbuhnya.

Untuk mengatasi dan mengantisipasi hal itu, lanjut Mudjiati, ada berbagai cara yang dilakukan pihak SMP Negeri 2 Salatiga.

“Kami memiliki berbagai permainan untuk menginternalisasikan agar anak-anak tidak melakukan bullying dan bermedia sosial dengan sehat di dalam pembelajaran, ektrakurikuler serta pembinaan setiap upacara,”tandasnya.

Untuk itu, hari ini kita berkomitmen bersama agar tidak ada kasus. Jadi kita tidak hanya pada saat upacara saja tetapi internalisasi pada saat pembelajaran bahkan sampai ke permainan kita ciptakan untuk itu.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit menambahkan Hari Pramuka bukan hanya seremonial yang selalu diperingati pada 14 Agustus.

Ia berharap agar para anak-anak tidak melakukan bullying kepada teman-temannya.

“Ini adalah bagian yang harus diingatkan kepada anak-anak karena bullying sering terjadi apalagi media yang dipakai yakni media yang gampang seperti medsos jadi siapapun bisa melakukan itu,”tandas Dance.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved