URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan anak dari kelas 1, 4, dan 5 SD Negeri Suruh 01, Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, Kamis 15 Desember 2022 menggelar Gelar Karya Seni Anak dalam rangka jeda semester 2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perkuat Profil Pelajar Pancasila, Siswa SDN Suruh 01 Tampilkan Gelar Karya Seni

Perkuat Profil Pelajar Pancasila, Siswa SDN Suruh 01 Tampilkan Gelar Karya Seni

Perkuat Profil Pelajar Pancasila, Siswa SDN Suruh 01 Tampilkan Gelar Karya Seni

featured-img

RASIKAFM.COM-SALATIGA – Ratusan anak dari kelas 1, 4, dan 5 SD Negeri Suruh 01, Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, Kamis 15 Desember 2022 menggelar Gelar Karya Seni Anak dalam rangka jeda semester 2022.

Kepada Rasika FM, Indriyana guru SDN Suruh 01 mengatakan kegiatan ini dilakukan oleh pihak sekolah dalam rangka mengisi masa jeda semester, “Anak-anak dalam kesempatan ini diberikan kreasi untuk berkarya, mereka yang mempunyai ide bisa diwujudkan, termasuk membuat market day serta menampilkan tari dan juga menyanyi” ungkap Indriyana.

Dirinya mengaku kaget karena saat anak anak tampil ternyata bakat siswa didiknya secara spontanitas menampilkan suguhan yang menarik, “Ternyata hasilnya luar biasa, siswa Kelas 5 menggelar seni tari, geguritan dan mocopat, tujuanya untuk meningkatkan potensi dan kemampuan yang ada pada diri siswa agar kedepan dapat meningkatkan kreatifitas siswa” ujar Indriyana bangga.

Sementara itu Ka Korwilcambidik Suruh Sipyani S.pd., M.Si mengapresiasi apa yang telah dilakukan siswa SD Suruh 01 ini.

Menurut Sipyani, pihak Korwil selalu mendukung, apa yang dilakukan oleh pihak sekolah, terlebih demi kemajuan siswa-siswi dan guru dikecamatan Suruh, Hal ini merupakan inovasi sekolah sekaligus sebagai penguatan profil pelajar Pancasila-P5 dan semangat Merdeka Belajar.

“Saya sangat senang dan bangga terhadap siswa-siswi karena telah mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila dan merdeka belajar, diantaranya dengan penampilan seni, market day dan kegiatan positif lainnya” Papar Sipyani.

Pihaknya juga berharap apa yang telah dilakukan SD Suruh 1 ini juga bisa dilakukan di 36 SD lain dikecamatan Suruh.

“Dari data kami ada 37 Sekolah Dasar di wilayah kecamatan Suruh melakukan hal yang sama, meskipun waktunya berbeda-beda, termasuk ada sekolah yang mengajarkan pelajaran manasik haji” tambah Sipyani.

Pantauan Rasika FM, dalam kegiatan itu cukup menarik perhatian warga sekitar, apalagi posisi SD tertua di wilayah Suruh ini berada di pinggir jalan, tidak sedikit orang tua dan juga warga sekitar yang ingin melihat dari dekat kegiatan Gelar Seni Anak ini.

Sipyani, S.Pd.,M.Si, Saat diwawancarai Rasika FM

 

 

 

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved