KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Persatuan Ibu Peduli Minyak Goreng Demo Tuntut Pemerintah Stabilkan Harga Migor

Persatuan Ibu Peduli Minyak Goreng Demo Tuntut Pemerintah Stabilkan Harga Migor

Persatuan Ibu Peduli Minyak Goreng Demo Tuntut Pemerintah Stabilkan Harga Migor

Adanya Kenaikan harga dan kelangkaan minyak goreng menyulut aksi demonstrasi di Kota Salatiga. Berbagai elemen masyarakat menyuarakan aspirasi di halaman gedung pemerintah.

Sementara itu kaum ibu seolah beringas. Mereka mengambil stok minyak goreng yang tersedia tanpa mengindahkan aturan pembatasan pembelian. Kondisi ini menyebabkan keadaan menjadi chaos. Provokator yang ada juga memerkeruh situasi hingga tak terkendali. Imbauan dari kepolisian tak dihiraukan, bahkan mereka menyerang petugas dengan batu dan membakar ban.

Situasi yang tak terkendali tersebut tergambar dalam simulasi Sispamkota Polres Salatiga. Dengan kekuatan 400 personel, kepolisian berupaya mengendalikan keadaan. Mulai dari tahap negosiasi, meminta menyampaikan aspirasi dengan audensi, hingga akhirnya memukul mundur demonstran dengan water canon dan unit satwa.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengatakan simulasi tersebut bertujuan meningkatkan kembali kemampuan anggota Polri dalam penanganan unjuk rasa. “Selama dua tahun ini kita fokus dalam kasus Covid-19, sehingga saat ini kembali melakukan latihan,” terangnya.

Indra menyampaikan seluruh fungsi dalam Polri bertugas menciptakan situasi yang kondusif. “Simulasi ini menjadi pegangan, mulai dari Intel, Lantas, Reskrim, Sabhara untuk bekerja saat menghadapi unjuk rasa,” paparnya.

Kapolres Salatiga Saat diwawancarai Media

Meski ada simulasi penanganan unjuk rasa, Indra berharap agar cara-cara penyampaian aspirasi dilakukan dengan baik dan tidak anarkis. “Sampaikan dengan komunikasi yang elegan sehingga pesan yang ingin disampaikan bisa dicarikan solusi segera,” ungkapnya.

Dilain pihak, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan Pemerintah Kota Salatiga selalu membuka kran komunikasi dengan semua pihak. “Hari ini kita melihat ketegasan kepolisian dalam menangani unjuk rasa yang anarkis, jadi lebih baik jika ada persoalan disampaikan dengan baik, pemerintah siap bertemu,” ucapnya.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]