URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pemuda meninggal setelah terlibat perkelahian dengan adik kandungnya, VR (16). Peristiwa diduga disebabkan oleh masalah keluarga dan pelaku sudah diamankan oleh Polres Semarang. Kasus ini sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) karena pelaku masih di bawah umur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perseteruan Maut, Kakak Tewas Di Tangan Adik Kandung

Perseteruan Maut, Kakak Tewas Di Tangan Adik Kandung

Perseteruan Maut, Kakak Tewas Di Tangan Adik Kandung

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - YA (19) seorang pemuda yang beralamat di Kelurahan Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang harus meregang nyawa setelah terlibat perkelahian dengan VR (16) yang tak lain adalah adik kandungnya.

Perkelahian itu diketahui terjadi pada Selasa (7/2/2023) dini hari. Saat kejadian, pelaku VR sempat melukai YA dengan senjata tajam pada bagian dadanya.

“Berdasarkan laporan yang diterima, memang benar keduanya adalah saudara kandung. Terlibat perkelahian tak jauh dari rumahnya,” tutur Kasi Humas Polres Semarang Iptu Pri Handayani.

Kronologinya, saat itu pelaku bersama rekan-rekannya sedang nongkrong di sebuah kawasan ngebong (pemakaman cina), yang berlokasi dekat dengan rumah. Pelaku kemudian mengirimkan pesan WhatsApp kepada korban yang isinya sudah ditunggu di lokasi tersebut. Begitu korban datang, pelaku menghampiri dan menusuk dada korban hingga jatuh tersungkur.

“Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa untuk dilakukan pertolongan. Namun keesokan paginya korban dinyatakan meninggal dunia,” terangnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Kresnawan Hussein mengatakan, peristiwa itu diduga didasari permasalahan keluarga. Dari masalah itu, pelaku terpancing emosinya dan melakukan kekerasan fisik pada korban.

“Korban yang sudah berada di rumah duka, oleh tim Inafis kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi,” sambungnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Semarang untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik terkait motif kekerasan fisik yang dilakukannya tersebut.

“Kasus ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), karena pelaku masih di bawah umur,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved