KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pertama Kali di Magelang, Seleksi Nasional Magang ke Jepang IM Japan-Kemnaker Gandeng LP Ma’arif NU, Diikuti 125 Peserta

Pertama Kali di Magelang, Seleksi Nasional Magang ke Jepang IM Japan-Kemnaker Gandeng LP Ma’arif NU, Diikuti 125 Peserta

Pertama Kali di Magelang, Seleksi Nasional Magang ke Jepang IM Japan-Kemnaker Gandeng LP Ma’arif NU, Diikuti 125 Peserta

Foto: Dok

Magelang, 20 April 2026 – LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah resmi membuka Seleksi Nasional Magang ke Jepang hasil kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan International Manpower Japan (IM Japan). Pembukaan digelar di Gedung PCNU Kabupaten Magelang, Senin (20/4/2026) pukul 10.00 WIB dan menjadi gelaran perdana yang diselenggarakan di Magelang.

Program magang ini menyasar siswa dan alumni LP Ma’arif NU se-Jawa Tengah serta masyarakat umum bekerjasama dengan LPK-LPK dengan skema pembiayaan terjangkau hingga peluang beasiswa. Tujuannya bukan sekadar memberangkatkan tenaga magang, tetapi membangun SDM unggul yang disiplin, menguasai bahasa asing, beretos kerja tinggi, dan memiliki pengalaman profesional berstandar Jepang. Harapannya, para alumni kelak kembali ke tanah air dengan membawa modal usaha untuk kemandirian finansial di masa depan.

Persiapan Kilat, Animo Tinggi

Meski hanya dipersiapkan dalam waktu 1 bulan, animo masyarakat cukup tinggi. Tercatat 205 pendaftar masuk ke panitia. Dari jumlah tersebut, 125 peserta hadir mengikuti registrasi ulang dan dinyatakan siap mengikuti tahapan seleksi. Sebagian pendaftar tidak dapat lanjut karena terkendala kelengkapan persyaratan administrasi.

Rangkaian Kegiatan

Tahapan seleksi diawali pada Minggu (19/4/2026) dengan registrasi peserta pukul 12.00 WIB, dilanjutkan pengarahan dan gladi resik upacara pembukaan hingga pukul 16.30 WIB.

Puncak pembukaan Seleksi Nasional dilaksanakan Senin (20/4/2026) mulai pukul 10.00 WIB. Acara dihadiri Staff Ahli IM Japan Bp. Agus Pamuji, Staff Bina Latvogan Kemnaker RI Bp. Dindo Sarwono, Plh. Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah Ibu Dr. Hidayatun, M.Pd., Sekretaris Daerah Kab. Magelang Bapak Grengseng Pamuji mewakili Bupati Magelang, serta Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Magelang bapak H Nurdin Syafi’I, S.Ag.M.SI.

Ketua Panitia, Bapak Alif Romdloni, S.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa Seleknas Magang Jepang ini menjadi ikhtiar konkret LP Ma’arif NU untuk membuka akses kerja global bagi lulusan madrasah dan sekolah di bawah naungan NU.

Rangkaian pembukaan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon, serta doa bersama. Dilanjutkan laporan ketua panitia, sambutan Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah dan sambutan Ketua PCNU Kab. Magelang.

Acara dibuka secara resmi oleh Plh. Ketua LP Ma’arif PWNU Jateng, Hidayatun, dalam arahannya beliau memberikan motivasi kepada peserta untuk tetep semangat dalam menjalankan proses seleksi ini, “Kalian harus semangat dan optimis untuk mengikuti seleksi ini, yang penting jangan panik karena kalau kalian panik itu menurunkan 50% kecerdasaan kalian, ini baru 1% dari jutaan peluang kalian untuk menjadi sukses, maka tetep semangat dan optimis insyaallah do’a para Masyayikh akan selalu menyertai”, tuturnya.

“Tahun ini (2026) LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bermitra dengan Disnaker di 4 kabupaten sudah mendapatkan jadwal seleksi dari Kemnaker RI untuk menyelenggarakan Seleksi Nasional, di awali di Magelang, kemudian bulan Juni dilaksanakan di Banyumas, Juli di Blora dan yang terakhir di Pekalongan, Ma’arif siap mensuport kemnaker untuk mengirimkan tenaga kerja ke Jepang, semoga kolaborasi ini tetep berlanjut dengan baik” imbuhnya.

Momentum simbolis ditandai dengan penyematan nomor peserta oleh perwakilan Kemnaker RI dan Plh Ketua LP Ma’arif PWNU Jateng didampingi Setda Bupati Magelang dan Ketua LP Ma’arif PWNU Jateng, dilanjutkan foto bersama seluruh peserta. Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri.

Melalui Seleksi Nasional Magang ke Jepang ini, LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah bersama Kemnaker RI dan IM Japan berharap lahir generasi muda Nahdliyin yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akhlak, tetapi juga memiliki daya saing global.

Program ini diharapkan menjadi jembatan emas bagi santri, siswa, dan alumni LP Ma’arif NU untuk mengakses pengalaman kerja internasional berstandar tinggi, sekaligus membentuk karakter disiplin, tangguh, dan profesional ala Jepang.

Ke depan, para peserta yang lolos diharapkan kembali ke tanah air dengan membawa 3 bekal utama: kompetensi, pengalaman, dan modal usaha. Dengan bekal tersebut, mereka mampu menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi umat, membuka lapangan kerja baru, serta mengharumkan nama Nahdlatul Ulama dan bangsa Indonesia di kancah global.

LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah berkomitmen menjadikan program ini berkelanjutan dan menjangkau lebih luas seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, sebagai wujud nyata khidmat NU dalam menyiapkan generasi yang tafaqquh fiddin, berdaya secara ekonomi, dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Dari Ma’arif untuk dunia. Dari Jawa Tengah untuk Indonesia.” 🇮🇩🇯🇵

Panitia Seleknas Magang Jepang LP Ma’arif PWNU Jateng
Sekretaris Panitia Seleknas: Fourit Rohmatullah, S.H,M.M

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]