KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pertama Kalinya, Masjid Al Murtadho Pungkursari Gelar Mabit, Apa Tujuanya?

Pertama Kalinya, Masjid Al Murtadho Pungkursari Gelar Mabit, Apa Tujuanya?

Pertama Kalinya, Masjid Al Murtadho Pungkursari Gelar Mabit, Apa Tujuanya?

[@]Masjid Al Murtadho Pungkursari Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga menggelar Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit). Kegiatan Mabit diikuti 60 orang anak anak sekitar dan murid madrasah.

Ketua Takmir Masjid Al Murtadho,Munir Abdillah mengatakan, kegiatan ini digelar pertama kali di Kampung Pungkursari. Kegiatan ini bertujuan yang pertama untuk meningkatkan minat supaya mau belajar di madrasah.

“Kemudian juga untuk memberikan kegiatan kepada anak selama liburan ini,”kata Munir saat ditemui wartawan, (12/7/2023).

Selama liburan anak anak selalu bergantung kepada gadget atau handphone. Makanya dalam kegiatan ini anak anak tidak diperbolehkan membawa handphone.

“Untuk 24 jam nantinya anak anak hanya berkegiatan tanpa gadget,”terangnya.

Para peserta mabit bermalam ditenda yang didirikan disekitar masjid. Kegiatan ini salah satunya usulan dari para remaja yang salah satunya menggelar kegiatan yang tidak jauh dari perkampungan.

“Makanya kegiatan ini dengan menggunakan tenda tenda yang disewa anak anak. Salah satunya agar anak anak belajarnya lebih fun, lebih menyenangkan dan tidak hanya belajarnya ditempat tempat atau dalam kelas saja,”jelas Munir.

Kegiatan ini digelar di jalan kampung karena keterbatasan lahan. Kampung Pungkursari itu pemukiman padat penduduk dan berada di tengah Kota Salatiga. Nantinya kegiatan yang kedua mungkin bisa diadakan di lapangan.

“Kegiatan dengan menggunakan jalan kampung ini diharapkan mendapat respon positif dari masyarakat bahwa kegiatan ini untuk menyenangkan anak supaya belajarnya itu ada pergantianya dan tidak hanya dikelas saja,” Tambahnya.

Sementara itu bagi Aqila, salah satu peserta mabit mengatakan ini merupakan pengalaman pertama baginya “rasanya seru dan senang bisa mabit bersama puluhan teman lain” ujarnya.

Aqila salah satu Pesert mabit dan suasana mabit masjid  Al Murtadho

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]