URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pertama Kalinya, Masjid Al Murtadho Pungkursari Gelar Mabit, Apa Tujuanya?

Pertama Kalinya, Masjid Al Murtadho Pungkursari Gelar Mabit, Apa Tujuanya?

Pertama Kalinya, Masjid Al Murtadho Pungkursari Gelar Mabit, Apa Tujuanya?

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Masjid Al Murtadho Pungkursari Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga menggelar Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit). Kegiatan Mabit diikuti 60 orang anak anak sekitar dan murid madrasah.

Ketua Takmir Masjid Al Murtadho,Munir Abdillah mengatakan, kegiatan ini digelar pertama kali di Kampung Pungkursari. Kegiatan ini bertujuan yang pertama untuk meningkatkan minat supaya mau belajar di madrasah.

“Kemudian juga untuk memberikan kegiatan kepada anak selama liburan ini,”kata Munir saat ditemui wartawan, (12/7/2023).

Selama liburan anak anak selalu bergantung kepada gadget atau handphone. Makanya dalam kegiatan ini anak anak tidak diperbolehkan membawa handphone.

“Untuk 24 jam nantinya anak anak hanya berkegiatan tanpa gadget,”terangnya.

Para peserta mabit bermalam ditenda yang didirikan disekitar masjid. Kegiatan ini salah satunya usulan dari para remaja yang salah satunya menggelar kegiatan yang tidak jauh dari perkampungan.

“Makanya kegiatan ini dengan menggunakan tenda tenda yang disewa anak anak. Salah satunya agar anak anak belajarnya lebih fun, lebih menyenangkan dan tidak hanya belajarnya ditempat tempat atau dalam kelas saja,”jelas Munir.

Kegiatan ini digelar di jalan kampung karena keterbatasan lahan. Kampung Pungkursari itu pemukiman padat penduduk dan berada di tengah Kota Salatiga. Nantinya kegiatan yang kedua mungkin bisa diadakan di lapangan.

“Kegiatan dengan menggunakan jalan kampung ini diharapkan mendapat respon positif dari masyarakat bahwa kegiatan ini untuk menyenangkan anak supaya belajarnya itu ada pergantianya dan tidak hanya dikelas saja,” Tambahnya.

Sementara itu bagi Aqila, salah satu peserta mabit mengatakan ini merupakan pengalaman pertama baginya “rasanya seru dan senang bisa mabit bersama puluhan teman lain” ujarnya.

Aqila salah satu Pesert mabit dan suasana mabit masjid  Al Murtadho

BACA JUGA :

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved