URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ganjar yang diundang memberikan orasi ilmiah mengawali sambutan dengan memberikan dua pesan. Ia meminta para wisudawan untuk sungkem pada dosen dan orang tua atas keberhasilan yang dicapai.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pesan Ganjar Buat Ribuan Wisudawan Universitas Pancasila: Ada Doa dan Tangis Orang Tua

Pesan Ganjar Buat Ribuan Wisudawan Universitas Pancasila: Ada Doa dan Tangis Orang Tua

Pesan Ganjar Buat Ribuan Wisudawan Universitas Pancasila: Ada Doa dan Tangis Orang Tua

featured-img

JAKARTA – Suasana Jakarta Conventional Center Jakarta mendadak hening saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan sambutan Dies Natalis ke-56 dan wisuda mahasiswa Universitas Pancasila Jakarta, Selasa (1/11). Ribuan wisudawan dibuat terharu dengan sambutan Ganjar, pagi itu.

Ganjar yang diundang memberikan orasi ilmiah mengawali sambutan dengan memberikan dua pesan. Ia meminta para wisudawan untuk sungkem pada dosen dan orang tua atas keberhasilan yang dicapai.

“Tentu hari ini semua berbahagia. Tapi saya ingatkan, di tengah kebahagiaan kalian semua, ada doa dan tangis dari orang tua panjenengan yang hari ini datang. Segeralah sungkem pada mereka dan ucapkan terimakasih atas perjuangan mereka selama ini,” kata Ganjar.

Tepuk tangan langsung bergemuruh. Para mahasiswa terlihat banyak yang berkaca-kaca. Bahkan beberapa terlihat menangis sambil memandang orang tua mereka yang duduk di balkon tempat itu. Orang tua yang ada di atas balkon juga terlihat sedih sekaligus bangga.

Ganjar mengatakan, sehebat apapun para wisudawan saat ini, tak akan mungkin terwujud tanpa perjuangan orang tua. Mereka yang selama ini merawat sejak kecil hingga dewasa dan menjadi seorang sarjana bahkan doktor.

“Ingatlah bahwa mereka yang dulu merawat kalian, memandikan, mendidik penuh kasih sayang meskipun kalian nakalnya minta ampun. Mereka tetap mencintai kalian dan ingin kalian jadi yang terbaik. Saya yakin mereka orang yang paling bangga saat ini,” imbuhnya.

Selain itu, Ganjar juga berpesan pada para alumni Universitas Pancasila untuk terus berjuang. Perjuangan mereka menurut Ganjar sangat berat. Apalagi saat ini, situasi global sedang tak menentu.

“Maka saya harap, lulusan Universitas Pancasila jangan hanya menjadi lulusan yang biasa saja. Kalian harus menjadi orang yang luar biasa. Jangan rela banting stir, karena anda punya modal cukup kuat untuk berdaya,” tegasnya.

Ganjar menyinggung betapa tantangan ke depan sangat sulit. Di tengah perang yang berkecamuk saat ini, ada potensi krisis energi dan krisis pangan yang melanda dunia. Bahkan beberapa negara terancam bangkrut karena inflasi yang sangat tinggi.

Lulusan Universitas Pancasila ini lanjut Ganjar harus siap, optimis, terus mengembangkan ilmu dan inovasi serta kreasi.

“Membangun optimisme ini menjadi penting sekaligus menanamkan nasionalisme sehingga di tengah situasi global yang berubah ada spirit kebangsaan kita yang musti selalu kita pikirkan. Sehingga nanti kawan-kawan yang lulus ini betul-betul bisa menyesuaikan dengan kondisi, tapi ada satu tanggung jawab kebangsaan yang musti kita bereskan,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Pancasila, Prof Edie Toet Hendratno mengatakan, pihaknya sengaja mengundang Ganjar untuk memberikan motivasi sekaligus orasi ilmiah pada para wisudawan. Sebab, Ganjar dianggap sebagai pemimpin yang pancasilais, nasionalis dan merakyat.

“Sehingga kami berharap, pak Ganjar bisa memberikan semangat sekaligus motivasi tentang keindonesiaan pada lulusan kami ini. Untuk menjawab tantangan masa depan dengan nilai-nilai pancasilais dan nasionalis,” ucapnya.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved