URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Berita hoax penculikan murid SD tersebar luas di Kabupaten Semarang melalui WhatsApp. Kapolres Semarang menegaskan bahwa belum ada laporan resmi dan meminta warga untuk tidak resah tetapi tetap waspada. Kapolres juga meminta untuk tidak menyebarkan pesan suara tersebut dan menjalin komunikasi intens antara orang tua murid dan guru.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pesan Suara Berisi Percobaan Penculikan Menyebar di WA, Kapolres Semarang: Belum Ada Laporan

Pesan Suara Berisi Percobaan Penculikan Menyebar di WA, Kapolres Semarang: Belum Ada Laporan

Pesan Suara Berisi Percobaan Penculikan Menyebar di WA, Kapolres Semarang: Belum Ada Laporan

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra.

(Foto/win)

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah pesan suara berdurasi 1 menit 20 detik tersebar luas melalui WhatsApp (WA) di Kabupaten Semarang. Rekaman suara itu berisi narasi seorang perempuan yang menjelaskan percobaan penculikan murid SD atas nama Saskia dan Ifa. Dikatakan keduanya sempat ditarik paksa oleh seseorang dan hendak dimasukkan ke dalam sebuah mobil, namun berhasil meloloskan diri setelah menendang pelaku penculikan.

Pada pesan suara itu disertakan pula narasi yang menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di SD Istiqomah Ungaran, sebuah SD di Karangjati Bergas, dan Ambarawa. Namun, faktanya di beberapa sekolah tersebut tidak ditemukan adanya kejadian yang dimaksud.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menegaskan bahwa hingga saat ini Polres Semarang belum menerima laporan resmi dari masyarakat atau dari pihak sekolah tentang adanya percobaan penculikan tersebut.

“Kami harap untuk warga Kabupaten Semarang untuk tidak resah, namun kami juga mengingatkan bahwa untuk tetap waspada dan jangan lengah dengan fenomena kejadian yang mungkin terjadi di wilayah lain,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Kamis (2/2/2023).

Oka menjelaskan, pesan suara itu tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Oleh karena itu ia meminta kepada siapapun yang menerima pesan suara itu untuk tidak ikut menyebarluaskan.

“Belum tentu itu terjadi di wilayah hukum Polres Semarang. Bagi masyarakat yang mendapatkan pesan itu, jangan diteruskan kepada group WA ataupun media sosial lainnya,” lanjutnya.

Ia juga berpesan bagi orang tua murid maupun guru hingga tenaga pendidik tiap sekolah di Kabupaten Semarang untuk menjalin komunikasi lebih intens. Hal itu untuk menyamakan persepsi jika pihak orang tua tidak bisa menjemput anaknya bisa memberikan konfirmasi kepada guru atau wali kelas mengenai langkah apa yang akan ditempuh serta siapa yang akan menjemput.

“Bagi para murid yang pulang dengan berjalan kaki atau bersepeda hendaknya berkelompok, jangan sendirian,” sambungnya.

Selanjutnya, Oka kembali mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Apabila menemui kejadian mencurigakan bisa menghubungi Polres Semarang, ataupun polsek terdekat maupun Bhabinkamtibmas yang mengampu pada tiap wilayah di Kabupaten Semarang. (win)

 

BACA JUGA :

Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga