KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pj Sinoeng Kenalkan Bangunan Heritage Rumdin Wali Kota ke Anak TK Yasa Luhur

Pj Sinoeng Kenalkan Bangunan Heritage Rumdin Wali Kota ke Anak TK Yasa Luhur

Pj Sinoeng Kenalkan Bangunan Heritage Rumdin Wali Kota ke Anak TK Yasa Luhur

[@]Kediaman Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga pada Selasa Pagi(23/05/2023) menjadi riuh karena kedatangan anak-anak TK Yasa Luhur. Mereka datang bersama ibu bapak guru untuk bertemu dengan Wali Kota dan melihat bangunan bersejarah di tempat ini.

Sinoeng memberikan apresiasi kepada anak-anak dari TK Yasa Luhur ini karena mereka sebagian besar berani bertanya kepadanya terkait apapun mengenai diri dan pekerjaannya

“Ini luar biasa, aktivitas kami sebelum berangkat ke kantor janjian sama anak anak dari TK Yasa Luhur yang beralamatkan di Jalan Imam Bonjol Kota Salatiga untuk silaturahmi, dan diluar dugaan mereka berani untuk bertanya. Mas Wali sukanya warna apa? Makan apa? Hobinya apa? Sekolahnya dimana?. Saya respect bersama ibu bapak guru yang telah mengajarkan anak anak untuk menyampaikan pendapatnya dalam koridor yang substansial dalam kehidupan, kemudian tidak kehilangan adab dan sopan santun dengan keakraban,”kata Sinoeng.

Anak-anak yang datang ke sini juga diajak berkeliling dan melihat suasana dan bangunan rumah dinas sebagai salah satu tempat bersejarah di Salatiga. Antusias anak-anak dan canda tawa dari Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi tampak terlihat dari ekspresi yang ditunjukkkan oleh mereka.

“Saya senang sekali mereka bisa datang kesini, sekaligus juga TK Yasa Luhur bisa memberikan persandingan pendidikan di lingkup sekolah dan juga interaksi di luar sekolah. Sebuah kombinasi untuk menstimulasi pengenalan peradaban manusia, demikian juga terhadap kemajuan zaman. Saya teringat kata Bung Karno dalam sebuah tulisan Sarinah yang menyembutkan perempuanlah awal mula peradaban, dan ibu guru di TK ini didominasi oleh perempuan meskipun juga ada guru laki-laki. Keberadaan ibu, sentuhan ibu di dalam memulai pengenalan peradaban kepada anak-anak luar biasa. Sehingga dalam kontek ini dengan bermain, bercanda bersama saat datang kesini, mereka akan bisa bercerita tentang salah satu heritage bangunan sejarah yang kedepannya akan menjadi story telling dan history story, kelak ketika mereka SMP, SMA. Saya pernah datang dan bernyanyi bersama Wali Kota dan itu sesuatu buat mereka, “jelasnya.

Sementara itu, Pimpinan Lembaga Yasa Luhur, Tina Ariyati mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan untuk mengenalkan anak kepada Penjabat Wali Kota Salatiga dan bangunan bersejarah yang ada di Salatiga ini.

“Tema saat ini adalah aku anak indonesia dan menekankan pada sub tema menghargai satu dengan yang lain dalam keberagaman kota Salatiga. Anak anak dididik sikap toleransi, menghargai satu dengan yang lain dengan perbedaan yang ada. Kita bersyukur Salatiga menjadi kota Toleran dan biarlah anak anak ini menjadi generasi muda yang memiliki cita-cita dengan jiwa toleransi. Siapa tahu kelak kemudian hari mereka bisa pemimpin masa depan untuk Salatiga yang penuh toleransi,” jelas Tina.
[13.18, 23/5/2023] Arif Syarifudin: Pj Sinoeng saat berfoto bersama dengan sejumlah Anak TK Yasa Luhur, Rumdin Wali Kota selasa 23.5.2023

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]