KABAR RASIKA

Polda Jateng Beri Klarifikasi Soal Isu Pencopotan Mantan Wartawan yang Jabat Kapolsek Kradenan

Polda Jateng Beri Klarifikasi Soal Isu Pencopotan Mantan Wartawan yang Jabat Kapolsek Kradenan

Polda Jateng Beri Klarifikasi Soal Isu Pencopotan Mantan Wartawan yang Jabat Kapolsek Kradenan

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Polsek Kradenan Polres Blora kini dijabat oleh Iptu Umbaran Wibowo. Informasi yang diperoleh, Iptu Umbaran adalah mantan wartawan di salah satu stasiun TV nasional.

Serah terima jabatan Kapolsek Kradenan tersebut dilaksanakan pada Senin (12/12/2022) di Mapolres Blora dan dipimpin langsung oleh Kapolres Blora AKBP Fahrurozi.

Beredar isu adanya pencopotan Iptu Umbaran sebagai Kapolsek Kradenan. Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy memberikan klarifikasi bahwa isu tersebut tidak benar dan kini Iptu Umbaran tengah menjalankan amanat sebagai Kapolsek Kradenan yang baru.

“Bersama ini disampaikan isu pencopotan Iptu Unbaran dari jabatannya selaku Kapolsek tidak benar. Saat ini dia (Iptu Umbaran) masih melaksanakan tugas di jabatan barunya Kapolsek Kradenan,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Rabu (14/12/2022).

Disisi lain, Iqbal mengaku bahwa Iptu Umbaran memanb pernah bekerja sebagai wartawan kontributor di TVRI Jateng untuk wilayah Pati. Dirinya menjelaskan, meski Iptu Umbaran tidak menjadi pegawai tetap di TVRI, namun pernah ditugaskan sebagai Intelejen di wilayah Blora.

“Iptu Umbaran betul anggota Polri dan benar pernah bekerja sebagai kontributor di TVRI Jateng untuk wilayah Pati. Dia bukan pegawai tetap TVRI dan dia pernah ditugaskan melaksanakan tugas intelijen di wilayah Blora,” jelasnya.

Namun pada awal tahun 2021, tugas Intelejen yang diberikan kepada Iptu Umbaran telah selesai dan pindah tugas di Polres Blora. “Bulan Januari Tahun 2021 penugasan tersebut selesai dan dia pindah menjadi organik Polres Blora sebagai Kanit Intel di Polres Blora.

“Selanjutnya diangkat sebagai Wakapolsek Blora Kota dan tanggal 12 Desember 2022 dia dilantik menjadi Kapolsek di Kradenan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px