KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Polda Jateng Bersiap Gelar Operasi Lilin Candi 2023 untuk Amankan Nataru

Polda Jateng Bersiap Gelar Operasi Lilin Candi 2023 untuk Amankan Nataru

Polda Jateng Bersiap Gelar Operasi Lilin Candi 2023 untuk Amankan Nataru

Foto: Dok./IST
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi

Semarang – Dalam persiapan menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polda Jawa Tengah telah merencanakan pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2023. Operasi pengamanan ini dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, mulai tanggal 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi, menyatakan bahwa dalam pelaksanaan operasi ini, ribuan personel akan disiagakan di berbagai lokasi strategis, termasuk tempat wisata, tempat ibadah, dan objek vital.

“Kami menyebarkan personel secara luas, termasuk di pos-pos pengamanan gereja sebanyak 3.720, pengamanan objek vital, dan pengamanan tempat wisata, termasuk lokasi perayaan pergantian tahun,” ungkapnya usai mengikuti Rakor Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) di Gedung Grandhika Bhakti Praja, Semarang, pada Selasa (5/12/2023).

Menurut Luthfi, operasi yang diberi nama “Operasi Lilin Candi 2023” ini sudah diatur dengan rinci di masing-masing Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu. Penempatan personel akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan di setiap daerah.

Koordinasi Langsung dengan Mabes Polri untuk Peningkatan Efektivitas

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan operasi, Polda Jateng akan menjalin koordinasi langsung dengan Mabes Polri. Meskipun Polda Jateng telah memastikan kesiapan dalam hal pengamanan, koordinasi ini dianggap sebagai langkah penting.

“Besok, kami akan melakukan rapat lintas sektoral di Mabes Polri. Meskipun kita sudah siap di tingkat Polda Jateng, namun langkah ini perlu dilakukan untuk memastikan sinergi dan efektivitas operasional,” tambahnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang