KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Polisi Temukan Beberapa Tulang yang Hilang dari Jasad Terbakar di Marina

Polisi Temukan Beberapa Tulang yang Hilang dari Jasad Terbakar di Marina

Polisi Temukan Beberapa Tulang yang Hilang dari Jasad Terbakar di Marina

Tim Gabungan menemukan potongan tubuh yang hilang dari jasad yang terbakar di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang, Rabu (14/9/2022).

SEMARANG – Tim Gabungan telah menemukan beberapa bagian tubuh yang hilang dari jasad tak utuh dan motor yang terbakar di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang pada Kamis (8/9/2022) malam lalu.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, temuan ini didapatkan oleh Tim Gabungan ketika melakukan penyisiran tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu (14/9/2022) sore. Irwan mengatakan, potongan tubuh yang ditemukan ini juga sudah dalam kondisi tulang belulang.[irp posts=”42512″ name=”Tim Gabungan Lakukan Penyisiran Lokasi Temuan Jasad Tanpa Kepala di Marina”][irp posts=”42568″ name=”Polda Jateng Pastikan Jasad Tak Utuh yang Terbakar di Marina Adalah Iwan Boedi”]

“Temuan hari ini tangan dan lengan kiri serta lengan kanan dan kaki kanan. Yang belum ditemukan tangan kanan dan bagian kepala. Yang ditemukan ini adalah terbakar, walaupun tidak sempurna,” ujar Irwan di sela-sela penyisiran TKP.

Dirinya menjelaskan, tulang belulang ini ditemukan tak jauh dari lokasi awal kejadian terbakarnya jasad tak utuh yang identitasnya mengarah pada saksi korupsi yakni pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paul. Keadaan saat ditemukn potongan tubuh yang hilang tertutup ilalang yang cukup tinggi.

“Jarak bagian tubuh kira-kira empat sampai lima meter. Disini padang rumput cukup tinggi sehingga pencarian butuh konsentrasi dan ketelitian dalam,” jelasnya.

Meski demikian, Irwan mengaku masih ada potongan tubuh dari korban yang masih belum ditemukan. Kini, dalam proses pencarian, selain mengerahkan tim gabungan, pihaknya juga menurunkan anjing korban untuk membantu menemukan bagian tubuh yang kain.

“Hari ini kami melibatkan Basarnas, Satpol PP dan memanfaatkan anjing (Iwan) nama Moci. Kepala sampai dengan saat ini belum ditemukan, tetapi berbagai upaya sudah kami lakukan mencari bagian-bagian tubuh yang hilang,” bebernya.

Namun, kepolisian belum dapat memastikan apakah bagian tubuh jasad yang hilang dikarenakan ulah manusia atau binatang liar yang berkeliaran disana. Akan tetapi, Irwan memastikan bahwa korban telah meninggal kemudian dibakar.

“Asumsi dibawa oleh binatang liar atau dilempar oleh pelaku, karena kesimpulan pertama ini korban kejahatan berdasarkan hasil pemeriksaan forensik sudah wafat kemudian dibakar. Belum bisa disimpulkan, proses pelepasan karena pembakaran atau karena dilakukan pemotongan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres berasumsi tinggi bahwa jasad korban tindakan kejahatan ini adalah Iwan Boedi yang dikabarkan hilang sejak 24 Agustus 2022. “Kami berasumsi bahwa ini adalah saudara Iwan Boedi P. Kemudian langkah-langkah penyelidikan kami arahkan ke sana,” katanya.

“Memang di lokasi kejadian ditemukan adanya pisau, kemungkinan juga alat kejahatan digunakan menusuk membunuh atau memotong akan kami kembangkan,” tambahnya.

Selanjutnya, ahli forensik akan melakukan pemeriksaan lanjutan dari bagian tubuh yang baru ditemukan. “Terkait sidik jari akan kami jelaskan dari pemeriksaan forensik,” imbuhnya.

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang