URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Beredarnya video dugaan tawuran remaja di Tuntang, Kabupaten Semarang, dipastikan Polres Semarang terjadi pada 5 Maret 2026 dan telah dibubarkan setelah satpam melapor ke polisi. Aparat kini mendalami rekaman untuk mengidentifikasi pelaku serta meningkatkan patroli dan pembinaan remaja.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polres Semarang Dalami Video Tawuran Remaja di Tuntang

Polres Semarang Dalami Video Tawuran Remaja di Tuntang

Polres Semarang Dalami Video Tawuran Remaja di Tuntang

Sekelompok remaja yang diduga hendak tawuran sambil membawa senjata tajam di kawasan Ngreco, Kecamatan Tuntang terekam CCTV, Kamis (5/3/2026). Foto: tangkapan layar CCTV/ IST
Sekelompok remaja yang diduga hendak tawuran sambil membawa senjata tajam di kawasan Ngreco, Kecamatan Tuntang terekam CCTV, Kamis (5/3/2026). Foto: tangkapan layar CCTV/ IST
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Video yang memperlihatkan dugaan aksi tawuran remaja di wilayah Tuntang, Kabupaten Semarang, sempat beredar luas di media sosial. Polisi memastikan peristiwa tersebut terjadi pada 5 Maret 2026 dan telah ditangani aparat setempat.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menjelaskan, pihaknya telah melakukan pendalaman terkait video yang dinarasikan terjadi pada malam Minggu tersebut. Dari hasil penelusuran, diketahui rekaman itu diambil oleh seorang petugas keamanan (satpam) yang berada di lokasi kejadian.

“Setelah kami dalami, video tersebut terjadi pada 5 Maret. Kami juga sudah bertemu dengan satpam yang merekam kejadian itu. Saat melihat kegiatan anak-anak tersebut, satpam langsung menghubungi Polsek dan saat itu juga langsung dilakukan pembubaran,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/3/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas remaja yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Apabila masyarakat mengetahui kegiatan anak-anak yang berpotensi mengganggu kamtibmas, kami mohon segera menghubungi layanan 110 agar bisa segera ditangani,” terangnya.

Menurutnya, para remaja kerap memanfaatkan situasi yang sepi atau lengang untuk melakukan aktivitas yang berpotensi memicu tawuran. Saat ini kepolisian masih mendalami video yang beredar untuk mengidentifikasi para pelaku.

“Video-video yang beredar masih kami dalami. Kemungkinan pelaku bisa kami identifikasi dan tentu akan kami tindak sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Terkait meningkatnya aksi tawuran remaja, pihak kepolisian menilai salah satu penyebabnya adalah energi anak muda yang tidak tersalurkan ke kegiatan positif. Untuk itu, polisi mulai menggandeng sekolah dalam berbagai kegiatan pembinaan. Salah satunya dengan mengadakan lomba berbasis teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) di sejumlah SMA, sekaligus menjadikan para siswa sebagai duta kamtibmas.

“Kami sudah mendatangi SMA-SMA, mengadakan lomba terkait AI dan menjadikan siswa sebagai duta kamtibmas. Respons mereka cukup baik dan membuat mereka lebih bersemangat melakukan kegiatan positif,” katanya.

Selain itu, kepolisian juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hari.

“Pengawasan yang paling melekat pada anak itu ada pada orang tua. Kami menghimbau agar orang tua lebih peduli ketika anaknya belum pulang pada malam hari atau keluar hingga larut malam, supaya mereka tidak berhadapan dengan hukum atau menghadapi risiko yang bisa mengancam keselamatan,” tambahnya.

Selama bulan Ramadan, Polres Semarang juga meningkatkan patroli keamanan, terutama di lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.
Patroli dilakukan setiap hari oleh personel Polres dan Polsek, khususnya untuk memantau aktivitas remaja yang berkumpul pada malam hari.

“Sejak awal Ramadan kami sudah memberikan imbauan melalui media sosial, sekolah, hingga masjid-masjid. Selain itu, kami juga rutin melaksanakan patroli di titik-titik rawan,” jelasnya.

Bahkan dalam dua pekan terakhir, kepolisian menggelar patroli skala besar pada malam Minggu hingga dini hari.

“Malam Minggu kemarin kami melaksanakan patroli skala besar bahkan sampai pukul 05.00 pagi. Anak-anak yang nongkrong kami berikan imbauan dan kami bubarkan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Kebakaran melanda Warung Soto Kalinyamat milik Adam Hariyanto di Jalan Kalinyamat, Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (10/6/2026), diduga akibat korsleting listrik pada dispenser pom bensin mini. Api yang menyambar...
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun...
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Cegah Serangan Wereng, Petani Milenial Gunung Tumpeng Semprotkan Insektisida Pakai Drone
Petani di Desa Gunung Tumpeng, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang memanfaatkan drone pertanian bantuan Kementerian Pertanian untuk penyemprotan insektisida di sekitar 100 hektare lahan sawah sebagai langkah...
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal 2
CJFACE 2026 Hadir di Semarang! Bank Indonesia Dorong Furnitur Jepara Tembus Pasar Global dan Perkuat Ekosistem Halal
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah bersama Pemprov Jawa Tengah, KADIN Jepara, dan komunitas JIFBW menggelar Central Java Furniture & Carving Expo (CJFACE) 2026 di Atrium DP Mall Semarang pada...
10 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16
10 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Sentuh 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 14.00–16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
Muat Lebih

POPULER

MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved