KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polsek Sidomukti Jaring 12 Siswa Pengguna Knalpot Brong di SMK Saraswati

Polsek Sidomukti Jaring 12 Siswa Pengguna Knalpot Brong di SMK Saraswati

Polsek Sidomukti Jaring 12 Siswa Pengguna Knalpot Brong di SMK Saraswati

Petugas saat merazia knalpot brong di SMK Saraswsti (Poto dok humas)

Dalam rangka menciptakan kondusifitas di wilayah Salatiga khususnya terkait kendaraan sepeda motor knalpot yang tidak standart atau knalpot brong yang sangat meresahkan masyarakat, Polsek Sidomukti Polres Salatiga Polda Jateng bekerjasama dengan Pihak Sekolah SMK Saraswati, melaksanakan kegiatan penertiban terhadap siswa di Lingkungan SMK Saraswati Jl. Hasanudin No. 738 Kel. Mangunsari Kec. Sidomukti Kota Salatiga, (19/07/2022).

“hal ini Menindaklanjuti permintaan dari SMK Saraswati, karena masih adanya siswa yang menggunakan knalpot brong” ujar Kanit Lantas Polsek Sidomukti AKP M. Aziz Ma’arif,

Aziz menambahkan pihaknya melakukan penertiban terhadap siswa yang menggunakan knalpot tidak standar masuk lingkungan sekolah, dari kegiatan tersebut berhasil diamankan 12 (dua belas) unit sepeda motor dengan knalpot tidak standar, yang selanjutnya diberi surat tilang dan barang bukti untuk sementara dibawa ke Polsek Sidomukti.

“Tujuan dari penertiban ini untuk membuat efek jera dan tidak untuk diulangi kembali serta knalpot harus diganti di Polsek Sidomukti, selanjutnya dihimbau untuk mengajak teman dan komunitasnya agar tertib dan patuhi aturan lalu lintas terutama menggunakan knalpot yang standart” tambah AKP Aziz Ma’arif SH.

“Knalpot yang tidak memenuhi persyaratan teknis & laik jalan, melanggar Pasal 285 ayat 1 UULLAJ dipidana paling lama 1 bulan dan denda paling banyak Rp.250.000,- selain itu juga mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya dan membikin resah masyarakat” jelasnya kepada seluruh siswa SMK Saraswati Salatiga.

pihak Sekolah sendiri mengucapkan terimakasih kepada Polsek Sidomukti bertindak cepat menindaklanjuti permintaan dari kami, diharapkan dengan penertiban ini bisa menjadi efek jera bagi seluruh siswa SMK Saraswati untuk tidak menggunakan knalpot yang tidak standar, “kami sudah berupaya memberikan himbauan dan peringatan kepada siswa namun dari sebagian siswa ada yang masih bandel, maka dari itu kami meminta bantuan Polsek Sidomukti untuk menertibkannya,” ucap Edy Triyanto Basuki, M. Pd, SPd Kepala Sekolah SMK Saraswati Salatiga.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]