URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dilantiknya Hendrar Prihadi sebagai kepala LKPP RI langsung memberi dampak positif pada lembaga yang mengelola pengadaan barang dan jasa pemerintah. Diungkapkan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sistem Informasi dan Umum LKPP RI, Shahandra Hanitiyo, dilantiknya Hendi telah meningkatkan perhatian publik terkait kerja lembaganya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Popularitas Hendi Tingkatkan Perhatian Publik Pada LKPP RI

Popularitas Hendi Tingkatkan Perhatian Publik Pada LKPP RI

Popularitas Hendi Tingkatkan Perhatian Publik Pada LKPP RI

featured-img

Dilantiknya Hendrar Prihadi sebagai kepala LKPP RI langsung memberi dampak positif pada lembaga yang mengelola pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dampak positif tersebut bahkan telah dirasakan sebelum pria yang akrab disapa Hendi itu mulai resmi bekerja. Diungkapkan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Sistem Informasi dan Umum LKPP RI, Shahandra Hanitiyo, dilantiknya Hendi telah meningkatkan perhatian publik terkait kerja lembaganya.

“Kami mencatat ada fenomena menarik setelah dilantiknya Pak Hendi sebagai Kepala LKPP. Yang paling terlihat salah satunya terkait engagement di media soial yang meningkat tajam setelah beliau menjadi kepala LKPP,” aku Caca, biasa dirinya akrab disapa. “Akses pada portal informasi kami juga meningkat, dan ini sangat baik, karena hari ini LKPP memang didorong Pak Hendi untuk lebih banyak dikenal oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” pungkasnya.

Sementara itu, sesuai sistem analisis google trend, aktivitas pencarian kata kunci LKPP telah mulai meningkat sejak sore hari tanggal 9 Oktober 2022. Di waktu itu sendiri kabar tentang dilantiknya Wali Kota Semarang tersebut sebagai Kepala LKPP RI memang telah mulai banyak tersebar di media sosial. Dan aktivitas pencarian tersebut pun terus meningkat hingga mencapai puncak grafik pada tanggal 10 Oktober 2022 hingga 12 Oktober 2022.

Selanjutnya masih bersumber pada sistem analisis yang sama, sumber lokasi sumber pencarian tertinggi tercatat berasal dari warganet di Jawa Tengah, lalu kedua di Kalimantan Utara, dan DKI Jakarta di urutan ketiga. Sedangkan kueri terkait yang paling banyak berkaitan dengan aktivitas pencarian tersebut diantaranya ‘Hendrar Prihadi jadi LKPP’, ‘Pelantikan Kepala LKPP’, dan ‘Kepala LKPP Baru’.

Adapun peningkatan perhatian publik pada LKPP RI ini menjadi sebuah hal yang sangat positif, mengingat lembaga tersebut saat ini juga sedang berupaya untuk meningkatkan pelayanan publik yang dikelolanya. Antara lain terkait potensi sistem E-Katalog, E-Katalog Lokal, dan Bela Pengadaan yang sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh UMKM di Indonesia untuk ikut terlibat dalam proses pengadaan pemerintah.

Hendi sendiri dalam salah satu unggahan pada akun instagram pribadinya @HendrarPrihadi terlihat meminta jajaranya untuk lebih aktif mensosialisasikan peran LKPP RI dalam mendukung perekonomian nasional. “Kita juga harus berpikir bahwa banyak daerah yang nggak ngerti, gimana caranya supaya UMKM di daerahnya bisa tayang di sistem LKPP,” tegas Hendi. “Makanya kita harus jemput bola, daerah harus ngerti manfaatnya apa, caranya gimana,” tekannya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon