KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pria Dibawah Umur Asal Temanggung Bunuh Pacarnya Lalu Kubur Jasadnya di Rumah Kosong

Pria Dibawah Umur Asal Temanggung Bunuh Pacarnya Lalu Kubur Jasadnya di Rumah Kosong

Pria Dibawah Umur Asal Temanggung Bunuh Pacarnya Lalu Kubur Jasadnya di Rumah Kosong

SEMARANG – Seorang pria yang masih dibawah umur asal Kabupaten Temanggung tega membunuh pacarnya berinisial S (17) kemudian mengubur jasadnya di belakang rumah kosong yang berada di Dusun Bakal, Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung.

Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi mengatakan, hubungan pelaku yakni berinisial R (17) dengan korban adalah pasangan sejoli. Korban ditemukan terkubur dalam kondisi tangan keluar dengan memakai baju utuh pada Sabtu (1/10/2022).

Ia menyebut korban dibunuh dengan cara dijerat lehernya dan sengaja dikubur untuk menghilangkan jejak pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku. “Pelaku sudah diamankan dalam waktu 6 jam setelah kejadian (korban ditemukan),” ujar Agus kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

“Diduga sengaja dikubur untuk menghilangkan jejak. Ada bekas jeratan di leher,” tambahnya.

Agus belum bisa menyampaikan lebih dalam terkait motif pembunuhan ini. Hal itu lantaran saat ini pelaku masih dalam proses penyidikan oleh kepolisian.

“Korban pacarnya (pelaku). Untuk motif dan lain-lain kita akan adakan jumpa pers. Kami masih mendalami,” jelas Agus.

Namun ia mengaku dari pemeriksaan jasad, korban sudah terkubur sejak 10 hari yang lalu. Korban juga tekah dilaporkan menghilang oleh keluarganya sejak 20 September 2022.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
                          
```html ```