KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pria Dibawah Umur Asal Temanggung Bunuh Pacarnya Lalu Kubur Jasadnya di Rumah Kosong

Pria Dibawah Umur Asal Temanggung Bunuh Pacarnya Lalu Kubur Jasadnya di Rumah Kosong

Pria Dibawah Umur Asal Temanggung Bunuh Pacarnya Lalu Kubur Jasadnya di Rumah Kosong

SEMARANG – Seorang pria yang masih dibawah umur asal Kabupaten Temanggung tega membunuh pacarnya berinisial S (17) kemudian mengubur jasadnya di belakang rumah kosong yang berada di Dusun Bakal, Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung.

Kapolres Temanggung, AKBP Agus Puryadi mengatakan, hubungan pelaku yakni berinisial R (17) dengan korban adalah pasangan sejoli. Korban ditemukan terkubur dalam kondisi tangan keluar dengan memakai baju utuh pada Sabtu (1/10/2022).

Ia menyebut korban dibunuh dengan cara dijerat lehernya dan sengaja dikubur untuk menghilangkan jejak pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku. “Pelaku sudah diamankan dalam waktu 6 jam setelah kejadian (korban ditemukan),” ujar Agus kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

“Diduga sengaja dikubur untuk menghilangkan jejak. Ada bekas jeratan di leher,” tambahnya.

Agus belum bisa menyampaikan lebih dalam terkait motif pembunuhan ini. Hal itu lantaran saat ini pelaku masih dalam proses penyidikan oleh kepolisian.

“Korban pacarnya (pelaku). Untuk motif dan lain-lain kita akan adakan jumpa pers. Kami masih mendalami,” jelas Agus.

Namun ia mengaku dari pemeriksaan jasad, korban sudah terkubur sejak 10 hari yang lalu. Korban juga tekah dilaporkan menghilang oleh keluarganya sejak 20 September 2022.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]