URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Team PSISa Salatiga menumbangan Ebod Jaya Kebumen dalam lanjutan partai Grup E Liga 3 Jawa Tengah. Kamis 4 November Dalam partai di Stadion Bhumi Pala Temanggung PSISa unggul melalui gol Anggi Rio Putra di menit ke 65.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PSISa Salatiga Bungkam Ebod Jaya Kebumen 1 – 0

PSISa Salatiga Bungkam Ebod Jaya Kebumen 1 – 0

PSISa Salatiga Bungkam Ebod Jaya Kebumen 1 – 0

featured-img

Team PSISa Salatiga menumbangan Ebod Jaya Kebumen dalam lanjutan partai Grup E Liga 3 Jawa Tengah. Kamis 4 November Dalam partai di Stadion Bhumi Pala Temanggung PSISa unggul melalui gol Anggi Rio Putra di menit ke 65.

Sepanjang pertandingan PSISa terus mengurung pertahanan Ebod Jaya. PSISa yang memaksa permainan di separuh lapangan.

Beberapa peluang yang didapat pun tak bisa menembus jala Ebod Jaya. Sundulan Bremora Anzes berhasil diblok kiper lawan, tendangan Husen juga tak mampu mencetak gol. Serangan dari tengah dan samping tak mampu membuka pertahanan Ebod Jaya.

Di babak kedua, pelatih Andreas Tri Widagdo mulai mengubah strategi. Serangan mulai digencarkan untuk mengoyak gawang lawan. Di menit 64, melalui skema serangan balik dari sisi kanan, bola dikirim ke tengah dan diteruskan ke kaki Anggi Rio yang ada di kiri. Tanpa menahan bola terlalu lama, dia langsung melesakkan gol ke jala Ebod Jaya. Gol, 1-0 PSISa unggul.

Setelah gol terjadi, Ebod Jaya mulai main terbuka. Mengandalkan serangan balik mampu merepotkan pertahanan PSISa. Namun kokohnya kuartet Anggi Rio, Aditya, Rizky, dan Yusfto mampu menahan serangan Ebod. Hingga pertandingan berakhir, tak ada lagi gol yang tercipta.

Usai pertandingan Pelatih PSISa Salatiga Andreas Tri Widagdo mengatakan bersyukur dengan hasil yang diraih anak asuhnya. “Pertandingan berjalan menarik, kedua tim menjalankan taktik masing-masing. Kita beruntung berhasil menceploskan gol dan meraih kemenangan,” ungkapnya.

Pertandingan PSISa Salatiga melawan Ebod Jaya Kebumen ,Kamis 04/11 petang

Meski begitu, Andreas menyatakan tetap ada evaluasi karena masih ada dua partai tersisa. “Kita masih melawan tuan rumah Persitema dan Persebi Boyolali, mereka juga masih ada peluang lolos,” terangnya.

Manajer PSISa Salatiga Hartoko Budhiono mengaku meski menang, tapi belum puas dengan permainan yang ditampilkan. “Kita target menang besar tapi hanya bisa dapat satu gol. Dua partai tersisa harus menang untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya,” tegasnya.a

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved