URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Temu Pelanggan Jalan Tol Wilayah Jawa Tengah 2025 digelar PT Jasamarga Solo Ngawi bersama BUJT Transjawa di Tirtonadi Convention Hall, Solo, untuk pengguna jalan tol, Selasa 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pelayanan dan keselamatan melalui dialog, evaluasi, edukasi berkendara, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PT Jasamarga Solo Ngawi Perkuat Layanan, Gelar Temu Pelanggan Jalan Tol se-Jawa Tengah

PT Jasamarga Solo Ngawi Perkuat Layanan, Gelar Temu Pelanggan Jalan Tol se-Jawa Tengah

PT Jasamarga Solo Ngawi Perkuat Layanan, Gelar Temu Pelanggan Jalan Tol se-Jawa Tengah

Foto: Dokumen
featured-img

Solo, 26 November 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat hubungan dengan para pengguna jalan tol, PT Jasamarga Solo Ngawi (PT JSN) bersama jajaran Badan Usaha Jalan Tol di bawah Jasamarga Transjawa Tol Group wilayah Jawa Tengah menggelar Temu Pelanggan Jalan Tol Wilayah Jawa Tengah 2025 di Tirtonadi Convention Hall, Solo.

Kegiatan yang mengusung tema “Aman di Jalan, Nyaman di Perjalanan” ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari komunitas otomotif, biro perjalanan, pelaku UMKM, hingga pengusaha. Forum ini menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi, memberikan evaluasi, serta mempererat kolaborasi antara operator jalan tol dan masyarakat.

Acara menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, perwakilan KNKT Ahmad Wildan, Anggota BPJT Unsur Masyarakat Tulus Abadi, dan Direktur Teknik dan Operasional PT JSN M Historya Ayanda.

Dalam sambutannya, Astrid menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini membuka ruang komunikasi dua arah yang konstruktif.

“Temu pelanggan seperti ini penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat dan memperbaiki layanan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Tulus Abadi dari BPJT menegaskan kembali peran Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai tolok ukur kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol.

“SPM adalah hak pengguna jalan dan kewajiban operator. Kondisi jalan yang optimal adalah fondasi utama pelayanan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Direktur Teknik dan Operasional PT JSN, M Historya Ayanda, yang menyoroti pentingnya edukasi keselamatan berkendara.

“Sebagian besar kecelakaan berasal dari faktor manusia. Melalui forum ini, kami ingin meningkatkan kesadaran dan kepedulian bersama terhadap keselamatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, APJT Wilayah Jawa Tengah juga menyerahkan 500 bibit pohon kepada Wakil Wali Kota Surakarta sebagai bentuk dukungan terhadap program penghijauan. Bibit tersebut akan didistribusikan melalui Komunitas Suka Tanaman Solo Raya (Sutasora).

PT JSN mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan berlalu lintas, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, dan beristirahat di rest area saat merasa lelah. Informasi layanan dan bantuan dapat diakses melalui Jasa Marga One Call Center 24 jam di 14080 atau aplikasi Travoy.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon