KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pukau Penonton, Satgas FPU Indonesia Tampil Berpakaian Adat di Peacekeeper Day

Pukau Penonton, Satgas FPU Indonesia Tampil Berpakaian Adat di Peacekeeper Day

Pukau Penonton, Satgas FPU Indonesia Tampil Berpakaian Adat di Peacekeeper Day

Foto dok IST
Formed Police Unit RI saat mendapat penghargaan dari Special Representative of the Secretary-General

[@]Satuan Formed Police Unit (FPU) Indonesia meraih penghargaan dari Special Representative of the Secretary-General (SRSG) Mme. Valentine Rugwabiza atas kontribusi budaya dalam acara Peacekeeper Day. Diketahui, FPU Indonesia bertugas di misi perdamaian PBB di Afrika Tengah.

FPU Indonesia menampilkan 9 personel polisi yang mengatakan pakaian adat dari seluruh Indonesia. Mereka memperlihatkan keanekaragaman budaya Indonesia yang memukau.

Kepala Satgas FPU 4 Minusca Kombes Wahid Kurniawan mengatakan sangat bangga atas penghargaan yang diterima oleh timnya.

“Kami senang dan bangga dapat berkontribusi dalam acara Peacekeeper Day dan memperlihatkan keindahan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat lokal dan dunia internasional,” ujarnya seperti dikutip detikcom, Selasa (2/6/2023).

SRSG turut mengapresiasi kinerja FPU Indonesia dalam mendukung keamanan dan perdamaian di Afrika Tengah. FPU Indonesia menjadi salah satu tim terbaik dalam menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB.

Di kesempatan yang sama, SRSG juga meminta dukungan dari negara-negara anggota PBB untuk terus mendukung misi perdamaian dan memperlihatkan keanekaragaman budaya di seluruh dunia.

Sejumlah anggota Satgas FPU Indonesia saat tampil dengan menggunakan pakaian adat

Dengan diraihnya penghargaan tersebut oleh FPU Indonesia, menjadi bukti bahwa keanekaragaman budaya dapat menjadi jembatan perdamaian dan kerjasama internasional. Wahid berharap prestasi tersebut dapat memotivasi generasi muda Indonesia untuk terus memperlihatkan keanekaragaman budaya Indonesia di berbagai kesempatan internasional di masa depan.

Dalam acara tersebut, SRSG juga memberikan apresiasi atas kinerja FPU Indonesia dalam mendukung keamanan dan perdamaian di Afrika Tengah. Mereka menjadi salah satu tim terbaik dalam menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB.

FPU Indonesia terdiri dari 140 personel polisi yang bertugas dalam misi perdamaian PBB di Afrika Tengah sejak tahun 2022. Mereka bekerja sama dengan pasukan dari berbagai negara lain untuk menjaga keamanan dan memfasilitasi proses perdamaian di wilayah konflik.

Penghargaan yang diterima oleh FPU Indonesia ini menjadi bukti bahwa keanekaragaman budaya dapat menjadi jembatan perdamaian dan kerjasama internasional. Kita dapat belajar dari keberhasilan FPU Indonesia dalam memperlihatkan keindahan budaya Indonesia di tengah-tengah misi perdamaian yang dilaksanakan di luar negeri.

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Urban Steak di Karangpete, Benoyo, Salatiga, menawarkan sajian steak bergaya western street food dengan penyajian menyerupai restoran. Berdiri hampir tiga tahun, usaha milik Ery Setiawan ini menghadirkan olahan ayam dan daging sapi dengan harga mulai sekitar Rp20.000, serta melayani pelanggan langsung di lokasi maupun pesanan untuk acara privat.
Urban Steak Salatiga, Sajian Western dengan Konsep Kuliner Jalanan
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]