URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menargetkan bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak berkuku belah. Upaya untuk memutus penularan PMK dilakukan melalui vaksinasi yang masif dan sistematis pada hewan ternak dengan menyasar jutaan hewan ternak (sapi).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Putus Penyebaran PMK, Pemprov Jateng Targetkan 2,4 Juta Ternak divaksin Tahun ini

Putus Penyebaran PMK, Pemprov Jateng Targetkan 2,4 Juta Ternak divaksin Tahun ini

Putus Penyebaran PMK, Pemprov Jateng Targetkan 2,4 Juta Ternak divaksin Tahun ini

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menargetkan bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak berkuku belah. Upaya untuk memutus penularan PMK dilakukan melalui vaksinasi yang masif dan sistematis pada hewan ternak dengan menyasar jutaan hewan ternak (sapi).

“Tahun 2023 ini, kami targetkan vaksinasi hingga 2,4 juta ekor sapi,Hari ini, Jawa Tengah menjadi bagian dari 29 provinsi di tanah air yang menggelar kick off vaksinasi PMK secara serentak, untuk Pengendalian dan Penanggulangan PMK tahun 2023”. ungkap Wakil Ketua Satgas PMK Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, di Joglo desa Kadirejo Pabelan Sabtu (28/1/2023).

Khusus untuk Jawa Tengah, kick off ini dipusatkan di Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT Nyawiji Ki Semar Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Ia berharap, dengan dilakukan vaksinasi ini akan dapat memutus penularan PMK. Sehingga Jawa Tengah secepatnya terbebas dari PMK,” tegas Sujarwanto.

PLT Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah ini juga mengatakan, Jawa Tengah merupakan sentra produsen sapi terbesar nomor dua setelah Jawa Timur.

Menurutnya dampak dari PMK tidak hanya menginfeksi ternak, namun juga berdampak pada perekonomian daerah dan pendapatan peternak, serta kebutuhan pangan hewani masyarakat.

Data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, populasi hewan ternak rentan atau dapat tertular PMK di Jawa Tengah mencapai sebanyak 8.286.530 ekor.

Jumlah itu terdiri dari sapi potong sebanyak 1,87 juta ekor, sapi perah sekitar 142.510 ekor, kerbau sebanyak 58.190 ekor, 3,79 juta ekor, domba sebanyak 2,33 juta ekor dan babi sebanyak 88.290 ekor.

Ternak tersebut dipelihara oleh 2,17 juta penduduk dan jika kita kalkulasikan, nilai aset ternak di Jawa Tengah ini mencapai Rp 43,75 tiriliun. “Sehingga penanganan PMK dan penyakit hewan lainnya mendapatkan atensi khusus dari Pemprov Jawa Tengah,” tandas Sujarwanto.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jawa Tengah, Agus Wariyanto menambahkan, vaksinasi untuk 2,4 juta ekor ternak sasarannya ternak yang belum divaksin maupun vaksin lanjutan.

Hingga kini, total pelaksanaan vaksinasi PMK di Jawa Tengah telah mencapai 1.359.801 dosis atau 91,2 persen dari distribusi vaksin yang diterima dari Kementerian Pertanian.

Agus menyampaikan, untuk penanganan PMK, Pemprov Jawa Tengah telah melakukan beberapa upaya, di antaranya pembentukan tim Satgas PMK.

Selain itu juga melakukan pembentukan Kelompok Kerja Unit Reaksi Cepat (URC) PMK di Disnakkeswan, melakukan investigasi lapangan atas laporan terduga PMK dari kabupaten/kota.

Yakni dengan melakukan penelusuran kejadian kasus dan pengambilan sampel serta memperketat lalu lintas ternak di 10 titik perbatasan.

Selain itu juga dilakukan peningkatan biosekuriti di UPT Budidaya dan Pembibitan Ternak, distribusi vaksin, obat-obatan, disinfektan dan sarana prasarana medik keswan.

Ada pula gerakan meningkatkan upaya “Jogo Ternak” agar penanganan PMK ini dapat sinergi antara pihak pemerintah dan peternak. “Termasuk melaksanakan komunikasi, informasi, edukasi (KIE) kepada peternak dan memberikan pelatihan untuk petugas pendamping peternakan,” tambah Agus.

Sedangkan Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kementerian Pertanian, Syamsul Ma’arif menegaskan, kegiatan kick off vaksinasi untuk melanjutkan program penanggulangan wabah PMK di Indonesia.

“Merangkai kegiatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada peternak sebanyak 127 ribu liter desinfektan untuk 35 kabupaten/kota dan 159 ribu botol obat- obatan,” jelas Syamsul.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jawa Tengah, Agus Wariyanto saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
PT Jasamarga Semarang Batang melakukan uji kekesatan (Skid Resistance Test) di Ruas Tol Semarang–Batang sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Pengujian ini bertujuan mengukur daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan agar risiko kendaraan tergelincir dapat diminimalkan, sekaligus menjadi dasar pelaksanaan pemeliharaan demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol.
Ternyata Jalan Tol Rutin Jalani Uji Kekesatan Jalan, Apa Itu dan Mengapa Penting?
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar