URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmat 2024-2029 akan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) I pada Sabtu, 24 Agustus 2024, di Kampus II Universitas Wahid Hasyim, Semarang. Agenda ini akan diikuti oleh seluruh pengurus PWNU Jateng, badan otonom, serta utusan dari 36 PCNU se-Jawa Tengah. Musykerwil akan membahas materi dalam lima komisi, termasuk Bahtsul Masail dan Program Kerja, serta melantik pengurus 18 lembaga di bawah PWNU Jateng.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PWNU Jateng Akan Gelar Musykerwil I di Unwahas Semarang

PWNU Jateng Akan Gelar Musykerwil I di Unwahas Semarang

PWNU Jateng Akan Gelar Musykerwil I di Unwahas Semarang

Foto: Dok

SEMARANG – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmat 2024-2029 yang beberapa waktu lalu baru saja dilantik akan menyelenggarakan Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) I, Sabtu (24/8) mendatang.

Ketua Steering Commite (SC) Musykerwil I PWNU Jateng, KH Muhammad Muzamil mengatakan musykerwil I akan dilaksanakan di kampus II Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Jl Raya Gunungpati KM 15 Nongkosawit Gunungpati Kota Semarang.

“Selain musykerwil PWNU Jateng juga akan melantik pengurus 18 lembaga yang menjadi perangkat pengurus dalam menjalankan program – program organisasi,” kata kiai Muzamil usai mengikuti rapat persiapan Musykerwil I dan Pelantikan pengurus lembaga-lembaga PWNU Jateng di sekretariat PWNU Jateng, Jl Dr Cipto 180 Semarang, Rabu (14/8).

Menurutnya, agenda musykerwil I akan diikuti seluruh pengurus PWNU Jateng, ketua dan sekretaris badan otonom, ketua dan sekretaris lembaga-lembaga di bawah PWNU Jateng dan utusan dari 36 PCNU se-Jateng.

Utusan dari PCNU, lanjutnya meliputi ketua dan katib Syuriyah, ketua dan sekretaris tanfidziyah dan ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) dan ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU cabang.

Dia menambahkan, pembahasan materi musykerwil dibagi dalam lima komisi, meliputi komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah, Bahtsul Masail Tata Kelola Bahtsul Masail, Program Kerja, Rekomendasi dan Organisasi.

Foto: Dok

Sebelum mengikuti agenda sidang komisi, ujarnya, musyawirin akan mendapat pengarahan dari ketua tanfidziyah, KH Abdul Ghaffar Rozin , Rais Syuriyah KH Ubaidullah Shodaqoh dan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ketua panitia musykerwil, KH Drs Mufid Rahmat, MM mengatakan sebelum dimulai musykerwil akan dilaksanakan pelantikan pengurus lembaga-lembaga PWNU Jateng. Prosesi pembaiatan pengurus lembaga akan dipimpin rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh.

“Setelah dibaiat, pengurus lembaga akan mendapat pengarahan dari ketua dan rais PWNU Jateng. Prosesi pelantikan dilaksanakan di lapangan lapangan Panjat Tebing Unwahas, sedangkan rangkaian agenda musykerwil dilaksanakan di aula Fakultas Famasi Unwahas,” tuturnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved