RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ratusan Santri Dan Buruh Di Tengaran Mendapatkan Vaksin Merdeka Candi

Ratusan Santri Dan Buruh Di Tengaran Mendapatkan Vaksin Merdeka Candi

Ratusan Santri Dan Buruh Di Tengaran Mendapatkan Vaksin Merdeka Candi

Salah seorang pekerja saat vaksin pada vaksinasi Merdeka Candi yang digelar Polsek Tengaran di komplek Kantor Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jumat (6/8/2021). Foto/Arief Syarifudin

RASIKAFM – Ratusan santri dan buruh di Wilayah Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mendapatkan vaksinasi COVID-19 pada vaksinisasi Merdeka Candi yang digelar Polsek Tengaran, Jumat ( 6/8/2021). Vaksinasi dilaksanakan di gedung pertemuan Kantor Kecamatan Tengaran.

Kepada rasikafm.com kapolsek Tengaran Iptu Sungkowo menjelaskan, vaksinasi yang digelar pada 5 – 6 Agustus 2021 ini, menyasar santri dan buruh. Adapun jumlah sasarannya sebanyak 900 orang.

“Vaksinasi Merdeka Candi dimulai kemarin. Sasarannya adalah santri dan pekerja (buruh). Vaksinasi kemarin, 500 dosis. Hari ini 400 dosis,” katanya.

Menurutnya, vaksinasi di wilayah Kecamatan Tengaran selanjutnya akan menyasar tukang ojek termasuk ojek online. Kemudian dilanjutkan dengan sasaran lainnya hingga semua warga Tengaran mendapatkan vaksin COVID-19 semua.

Kapolsek Tengaran Iptu Sungkowo saat memberikan. Keterangan media

Wakapolsek Tengaran Iptu Wardoyo menambahkan, jajaran Polsek Tengaran siap menuntaskan vaksinisasi COVID-19 di wilayah Kecamatan Tengaran. Vaksinasi Merdeka Candi 2021 merupakan upaya Polri membantu pemerintah dalam percepatan terwujudnya herd immunity.

Diharapkan, setelah semua warga mendapatkan vaksinasi, herd immunity cepat terwujud. “Sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal dan perekonomian segera pulih,” pungkasnya.

Sementara itu menurut Asa mulia (24) pekerja kayu Mulya di Bener mengaku senang bisa vaksin “saya sekarang merasa lebih mantab setelah disuntik Vaksin, karena seluruh keluarga saya sebelumnya juga sudah” ungkap warga Tegalwaton RT 21 RW 06 kecamatan Tengaran ini.

(rief)

BACA JUGA :

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Pemerintah Kabupaten Semarang membeli lahan seluas 2.024 meter persegi senilai Rp4,57 miliar menggunakan dana ganti rugi aset terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas Pasar Sayur Getasan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat guna mengurangi kemacetan di jalur Salatiga-Magelang, terutama saat aktivitas pasar berlangsung dini hari.
Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis