URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Untuk memfasilitasi pemudik yang baru tiba di Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah saat perayaan Idulfitri, pihak terminal menyediakan tempat salat di halaman terminal. Kepala Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Vicky Chandra Yanuar, menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh takmir masjid terminal dan mendapat antusiasme tinggi dari warga sekitar serta pemudik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Umat Islam Laksanakan Salat Idul Fitri 1446 H di Terminal Tingkir Salatiga

Ratusan Umat Islam Laksanakan Salat Idul Fitri 1446 H di Terminal Tingkir Salatiga

Ratusan Umat Islam Laksanakan Salat Idul Fitri 1446 H di Terminal Tingkir Salatiga

Untuk memfasilitasi pemudik yang baru tiba di Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah saat perayaan Idulfitri, pihak terminal menyediakan tempat salat di halaman terminal. Kepala Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Vicky Chandra Yanuar, menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh takmir masjid terminal dan mendapat antusiasme tinggi dari warga sekitar serta pemudik.
Foto Vicky for Rasika FM
Umat Islam Salatiga saat Laksanakan Sholat Idul Fitri 1446 H di Terminal Tingkir
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka memfasilitasi para pemudik yang baru sampai di Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah saat perayaan hari raya Idul fitri, pihak terminal Tingkir kembali menyediakan tempat untuk melaksanakan salat di halaman terminal.

Pantauan Rasika FM, Pelaksanaan salat juga sebagai bentuk kepedulian pihak terminal untuk pemudik agar tetap bisa menunaikan ibadah meski dalam perjalanan pulang kampung.
Kepada wartawan, Kepala Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Vicky Chandra Yanuar menjelaskan Pelaksanaan salat Idulfitri diinisiasi oleh takmir masjid terminal. Diakuinya, antusias masyarakat sekitar dan pemudik untuk pelaksanaan salat cukup tinggi.

“Kita melihat antusias masyarakat sekitar juga tinggi sekali untuk mengikuti salat Idulfitri. Kebetulan lokasi Terminal Tingkir juga sangat strategis. Apabila pemudik belum sampai ke rumah bisa langsung salat di terminal,” kata Vicky.

Menurutnya pelaksanaan salat ditahun 2025 ini diikuti sekitar 300 Jamaah dari warga sekitar Tingkir dan Pemudik.

Dirinya berharap para pemudik bisa memanfaatkan salat Idulfitri yang diselenggarakan pihak Terminal Tingkir. Kegiatan ini juga untuk menyemarakkan kembali Terminal Tingkir, yang saat ini tidak hanya menjadi tempat transportasi, tetapi bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat.

Sementara itu bagi Akbar, jamaah asal dusun Tugu desa Bener mengaku lebih senang salat di halaman terminal karena tidak berdesakan dan lokasinya yang luas. Kebetulan masjid di perumahan tempatnya tinggal tidak ada salat idul fitri. “Tahun sebelumnya saya sering ke lapangan Pancasila Salatiga, tapi kesana harus berangkat pagi dan parkirnya sulit, saat tahu di Terminal Tingkir ada salat saya dan ponakan lebih memilih disini” ujar Akbar.

Pelaksanaan salat idul fitri 1446 H di terminal Tingkir dipimpin oleh Ustadz Rona Pribadi.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved