URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Salatiga, sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos-Bansos) dengan menyediakan pasokan air bersih bagi warga Watubelang, Noborejo Argomulyo. Selain itu, juga dilakukan penyaluran 34 paket sembako kepada warga kurang mampu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Warga Watubelang Argomulyo, Mendapatkan Bantuan Air Bersih dari Polres Salatiga

Ratusan Warga Watubelang Argomulyo, Mendapatkan Bantuan Air Bersih dari Polres Salatiga

Ratusan Warga Watubelang Argomulyo, Mendapatkan Bantuan Air Bersih dari Polres Salatiga

HUT Bhayangkara Ke-77, Polres Salatiga melaksanakan pengadaan Air Bersih bagi warga Watubelang, Noborejo Argomulyo.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-77, sekaligus wujud Bakti Polri kepada masyarakat, Polres Salatiga melaksanakan Baksos-Bansos pengadaan Air Bersih bagi warga Watubelang, Noborejo Argomulyo, serta penyaluran 34 Paket Sembako bagi warta setempat yang kurang mampu, pada hari Senin 16/06/2023.

Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan, hadir dalam pengadaan air bersih dan penyaluran sembako didampingi Pejabat Utama Polres Salatiga dan Kapolsek Argomulyo AKP Sarwoko, disambut antuasias Jajaran Forkopimcam Argomulyo dan warga Watubelang Kelurahan Noborejo Argomulyo Kota Salatiga.

Kapolres Salatiga menyampaikan pengadaan air bersih bagi warga ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-77, saat ini sudah memasuki musim kemarau dan dari data yang kita miliki wilayah Watubelang merupakan salah satu daerah yang acapkali kekurangan air bersih, “bakti sosial ini kita wujudkan berupa pengadaan air bersih dengan menyiapkan 3 Tandon Air yang dapat menampung 15.000 (Lima belas ribu) Liter air bersih, yang sewaktu waktu bisa dimanfaatkan warga” jelas Feria Kurniawan.

Selain pengadaan air bersih, polisi juga menyalurkan 34 paket sembako bagi warga kurang mampu di wilayah Watubelang.

Sabar salah seorang warga yang kebetulan menjabat Ketua RT mengucapkan banyak terimakasih atas batuan bagi warganya, dengan adanya 3 Tandon air di wilayahnya masalah kekurangan air bersih semoga dapat teratasi, atas nama warga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolres Salatiga dan jajarannya dan selamat Hari Bhayangkara Ke-77, semoga Polri makin jaya dan makin dekat dengan masyarakat.

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved