RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Rayakan HUT Megawati, DPC PDI-P Kabupaten Semarang Pulihkan Ekosistem Lingkungan Rawa Pening

Rayakan HUT Megawati, DPC PDI-P Kabupaten Semarang Pulihkan Ekosistem Lingkungan Rawa Pening

Rayakan HUT Megawati, DPC PDI-P Kabupaten Semarang Pulihkan Ekosistem Lingkungan Rawa Pening

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha bersama jajaran pengurus menebar benih ikan di sekitar Danau Rawa Pening, Dusun Sumurup, Desa Asinan, Kecamatan Bawen dalam rangka HUT ke-79 Megawati Soekarno Putri, Jumat (23/1/2026) sore. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, DPC PDI-P Kabupaten Semarang menggelar serangkaian kegiatan bertema pelestarian lingkungan di sekitar Danau Rawa Pening, Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (23/1/2026) sore.

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha, mengatakan peringatan HUT tahun ini diisi dengan tasyakuran, penebaran 5.000 benih ikan, serta penanaman pohon buah-buahan seperti alpukat, mangga, dan durian. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan daya dukung lingkungan sekaligus manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Penanaman pohon ini bukan hanya untuk hasil buahnya, tetapi juga untuk menjaga struktur tanah agar tidak terjadi longsor di sekitar lokasi,” ujar Ngesti.

Ia menjelaskan, kegiatan penanaman pohon telah menjadi agenda rutin setiap peringatan HUT PDI-P, sesuai arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Pohon yang ditanam meliputi pohon buah dan tanaman tahunan yang berfungsi menjaga keseimbangan lingkungan.

“Setiap tahun kami diminta menanam pohon. Ini sudah berjalan lama, termasuk pembersihan sungai agar aliran air lancar dan lingkungan tetap terjaga,” jelasnya.

Selain penanaman pohon, penebaran benih ikan di Danau Rawa Pening dilakukan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perairan. Menurut Ngesti, Rawa Pening menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat yang menggantungkan ekonomi dari aktivitas perikanan.

“Banyak warga yang mencari ikan dengan memancing maupun menjala. Harapannya, setelah ikan-ikan ini besar, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ngesti juga menyampaikan doa dan harapan bagi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri agar selalu sehat, panjang umur, dan terus menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia.

“Kami berdoa semoga Ibu Ketua Umum selalu diberkahi Allah SWT dan kami bisa meneruskan apa yang menjadi perintah dan teladan beliau,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157