URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Realisasi pajak daerah Kabupaten Semarang mencapai Rp383,2 miliar atau 91,05% dari target 2025. Kepala BKD Rudibdo menyampaikan capaian itu di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang pada Kamis (11/12/2025). Kinerja meningkat karena kontribusi besar PBB-P2 dan sektor pajak lain yang terus dioptimalkan melalui kerja lapangan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Realisasi Pajak Kabupaten Semarang Lampaui Target, PBB-P2 Tembus 113,4 Persen

Realisasi Pajak Kabupaten Semarang Lampaui Target, PBB-P2 Tembus 113,4 Persen

Realisasi Pajak Kabupaten Semarang Lampaui Target, PBB-P2 Tembus 113,4 Persen

Kepala BKUD Kabupaten Semarang, Rudibdo saat ditemui usai acara penyerahan penghargaan bagi perangkat daerah dan desa tercepat melunasi PBB-P2 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (11/12/2025). Foto: win
Kepala BKUD Kabupaten Semarang, Rudibdo saat ditemui usai acara penyerahan penghargaan bagi perangkat daerah dan desa tercepat melunasi PBB-P2 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (11/12/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang mencatat kinerja positif dalam pengelolaan pajak daerah tahun 2025. Hingga 9 September 2025, realisasi pendapatan pajak telah mencapai Rp 383,2 miliar atau 91,05 persen dari target tahunan sebesar Rp 420,9 miliar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Semarang, Rudibdo, dalam acara penyerahan penghargaan bagi perangkat daerah dan desa tercepat melunasi PBB-P2 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (11/12/2025).

Rudibdo mengungkapkan, salah satu penyumbang terbesar capaian tersebut berasal dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Dari target Rp 67,5 miliar, realisasi PBB-P2 telah mencapai Rp 76,6 miliar atau 113,4 persen.

“Artinya ada surplus kurang lebih Rp 9 miliar dari target yang kita tetapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian PBB-P2 tahun ini juga menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan target PBB-P2 tahun 2024 yang sebesar Rp 86 miliar, realisasinya telah mencapai 90,76 persen atau sekitar Rp 78,1 miliar.

“Awalnya kami khawatir, tapi berkat kerja keras di lapangan, capaian itu terus naik dan kami optimis masih bisa ditingkatkan hingga akhir tahun,” imbuhnya.

Di sisi lain, sektor pajak mineral bukan logam dan batuan juga membukukan performa menggembirakan. Dari target Rp 4 miliar, realisasinya sudah menyentuh 100,79 persen. Beberapa sektor lain juga menunjukkan tren yang sama dan masih terus digenjot hingga 31 Desember. Secara keseluruhan, pertumbuhan pajak daerah Kabupaten Semarang menunjukkan peningkatan signifikan dalam empat tahun terakhir.

“Realisasi kita tumbuh Rp 30,4 miliar per tahun. Jika pada 2021 berada di angka Rp 169 miliar, maka tiap tahun rata-rata naik Rp 30,4 miliar,” jelas Rudibdo.

Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, hingga program sosial masyarakat.

“Kami terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih cepat, tepat, dan akurat,” katanya.

Ngesti juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menaikkan PBB bagi lahan pertanian atau wilayah yang tidak mengalami perubahan fungsi.

“Kami hanya menyesuaikan untuk daerah berkembang. Jika tadinya tanah kosong lalu dibangun rumah atau tempat usaha, otomatis nilai PBB berubah. Tapi untuk lahan pertanian, tidak kita naikkan,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga