URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tindak pidana pencabulan dan penyalahgunaan narkoba mencuri perhatian pihak Polres Semarang sepanjang kurun waktu tahun 2022. Pasalnya, kedua kasus tersebut masuk dalam kategori lima besar kejahatan yang secara kuantitatif mengalami peningkatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Refleksi Akhir Tahun 2022, Kasus Pencabulan dan Narkoba Curi Perhatian Polres Semarang

Refleksi Akhir Tahun 2022, Kasus Pencabulan dan Narkoba Curi Perhatian Polres Semarang

Refleksi Akhir Tahun 2022, Kasus Pencabulan dan Narkoba Curi Perhatian Polres Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Tindak pidana pencabulan dan penyalahgunaan narkoba mencuri perhatian pihak Polres Semarang sepanjang kurun waktu tahun 2022. Pasalnya, kedua kasus tersebut masuk dalam kategori lima besar kejahatan yang secara kuantitatif mengalami peningkatan.

Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika dalam keterangannya menyampaikan, untuk tindak pidana penyalahgunaan narkoba menempati peringkat teratas dengan akumulasi mencapai 60 kasus. Sedangkan tindak pidana pencabulan menempati peringkat ke-tiga dengan 25 kasus.

“Dari hasil evaluasi terhadap berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat, penyidik memberikan perhatian serius terhadap kasus tindak pidana pencabulan dan penyalahgnaan narkoba,” ujar Yovan.

Dijelaskan Yovan lebih jauh, yang menjadikan keprihatinan adalah korban tindak pencabulan didominasi oleh anak di bawah umur. Bahkan ironisnya, pelakunya kebanyakan adalah orang terdekat korban.

“Beberapa kasus juga terjadi di lingkungan sekolah dan pelakunya adalah oknum pendidik. Sehingga orang-orang dekat, yang semestinya memberikan perlindungan dan megayomi, tetapi justru malah merusak masa depan para korban,” ungkapnya.

Yovan menambahkan, tindak pidana keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang masuk dalam peringkat lima terbanyak adalah pencurian dengan pemberatan (curat). Jenis pidana itu menempati peringkat kedua di bawah penyalahgunaan narkoba, dengan akumulasi mencapai 44 kasus.

“Sementara penipuan serta penggelapan menempati peringkat ke-empat dan ke-lima, masing- masing dengan 19 kasus dan 10 kasus,” paparnya.

Selain itu, terdapat 11 kasus menonjol yang berhasil diselesaikan oleh Polres Semarang dengan menetapkan 12 tersangka dengan rincian 3 kasus pembunuhan, 1 kasus pembunuhan disertai mutilasi, 2 kasus curat, 1 kasus pelanggaran UU ITE, 3 kasus penimbunan BBM, serta 1 kasus KDRT yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia. (win)

 

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga