KABAR RASIKA

Rekonsiliasi Data Peserta JKN-KIS Kabupaten Pekalongan demi Pelayanan Kesehatan Optimal

Rekonsiliasi Data Peserta JKN-KIS Kabupaten Pekalongan demi Pelayanan Kesehatan Optimal

Rekonsiliasi Data Peserta JKN-KIS Kabupaten Pekalongan demi Pelayanan Kesehatan Optimal

Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan menggelar pertemuan rekonsiliasi data penduduk yang didaftarkan menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Selasa (16/03). Dihadiri oleh Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dukcapil, BPKD Kabupaten Pekalongan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keakuratan data kepesertaan Program JKN-KIS untuk semua segmen.

“Kegiatan rekonsiliasi data peserta dari segmen ini merupakan upaya untuk terwujudnya akurasi data kepesertaan Program JKN-KIS, utamanya PD Pemda,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Hesti Dwi Yuniarti.

Hesti menyampaikan bahwa masing-masing satuan kerja dinas sudah mempersiapkan data-data penduduk yang dibutuhkan dan akan disandingkan dengan data masterfile kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Kegiatan penyandingkan data ini penting dilakukan agar tercapaiannya data yang sesuai antara data masterfile kepesertaan BPJS Kesehatan dengan data pada masing-masing satuan kerja dinas, sehingga semua peserta bisa mendapatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan yang optimal sebagai peserta dari Program JKN-KIS,” tambah Hesti.

Hesti menambahkan juga bahwa rekonsiliasi ini juga bisa meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar satuan kerja dinas dalam pembahasan kepesertaan penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah, sehingga data peserta JKN-KIS Kabupaten Pekalongan menjadi lebih akurat.

Dalam kesempatan tersebut Hesti pun meminta harapan dan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan untuk bersama-sama mewujudkan Universal Health Covarage (UHC) melalui Peraturan Bupati (Perbup) tentang penetapan segmen peserta JKN-KIS untuk optimalisasi UHC Kabupaten Pekalongan di Tahun 2021 dan juga penyesuaian anggaran Iuran PBPU/BP Pemda Kabupaten Pekalongan menuju UHC tahun 2021.

“Tentunya verifikasi dan validasi data DTKS untuk dapat diusulkan ke dalam PBI JK, Pemda juga harus didukung dan bersinergi dengan pihak lainnya, utamanya dalam rekrutmen segmen PPU PN dan BU serta PBPU untuk pencapaian UHC ini,” sambung Hesti.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Rachmawati mengapresiasi atas kerja sama yang baik antara BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dukcapil, serta Bappeda Kabupaten Pekalongan dalam pemadanan data DTKS Kabupaten pekalongan.

“Dengan kerja sama yang baik akan semakin mudah untuk mewujudkan UHC Kabupaten Pekalongan,” ungkap Rachmawati.

Kepala Bidang Yankes dan SDK Dinas Kesehatan Ratna Susanti mengajak segenap pihak yang hadir untuk dapat mengoptimalkan peran dan tugas masing-masing untuk bersama mewujudkan Universal Health Covarage di Kabupaten Pekalongan.

“Agar mendapatkan gambaran tentang bagaimana wujud UHC sebenarnya, kami akan mengambil percontohan salah satu desa di Kabupaten Pekalongan, yaitu Desa Paninggaran yang hampir sebagian besar penduduknya sudah terjamin JKN-KIS,” tutur Ratna. (ma/ey)

BACA JUGA :

Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 28 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 84%, dengan angin tenggara 3 km/jam. Kondisi cerah diperkirakan berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
28 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 28 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 26,0°C dan kelembapan 84%, dengan...
Sirkuit Mijen, Semarang, menjadi arena seri final Region B Pertamax Turbo MotoPrix 2026 pada Sabtu-Minggu, 26–27 September 2026. Seri yang diikuti pembalap dari Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tersebut menjadi penutup persaingan musim 2026 sekaligus mempertemukan pembalap, tim, komunitas, dan penggemar olahraga otomotif.
MotoPrix 2026 Seri Final Region B Digelar di Mijen Semarang
Sirkuit Mijen, Semarang, menjadi arena seri final Region B Pertamax Turbo MotoPrix 2026 pada Sabtu-Minggu, 26–27 September 2026. Seri yang diikuti pembalap dari Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tersebut menjadi...
GIIAS Semarang 2026 berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Muladi Dome UNDIP, Semarang. Pengunjung dapat membeli tiket melalui aplikasi Auto360 dengan harga Rp15 ribu pada weekdays dan Rp25 ribu saat weekend. Tiket on-the-spot dibanderol Rp20 ribu dan Rp30 ribu, dengan pameran menghadirkan 19 merek kendaraan serta 22 merek komponen dan aksesori.
Tiket GIIAS Semarang Mulai Rp15 Ribu, Ini Perbedaan Harga Weekday dan Weekend
GIIAS Semarang 2026 berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Muladi Dome UNDIP, Semarang. Pengunjung dapat membeli tiket melalui aplikasi Auto360 dengan harga Rp15 ribu pada weekdays dan...
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Rupiah Tresno Budoyo (RTB) 2026 di Sam Poo Kong, Kota Semarang, Sabtu (26/9/2026), dengan mengangkat jejak perjalanan Laksamana Cheng Ho sebagai inspirasi....
Aji Darma Buktikan Anak SD Bisa Juara KRENOVA 2026, Bersaing dengan Ratusan Inovator Umum
Aji Darma Buktikan Anak SD Bisa Juara KRENOVA 2026, Bersaing dengan Ratusan Inovator Umum
Aji Darma Reksa Swastika Gunadi, siswa kelas 5 SDN Gedanganak 02 Ungaran, berhasil meraih juara KRENOVA 2026 Kabupaten Semarang melalui kategori masyarakat umum. Aji membawa inovasi “Posyandu Cerdas” dan...
Muat Lebih

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 26 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,9°C dan kelembapan 72 persen, dengan angin tenggara 9 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
26 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
[pekok2]