URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Program Doktor Manajemen FEB UKSW meluluskan Doktor ke-100 atas nama Dr. Renny Hermawati di Salatiga, baru-baru ini. Melalui disertasi tentang ketahanan karier awak kapal wanita Indonesia, Renny meneliti faktor individu, organisasi, dan budaya yang memengaruhi keputusan bertahan atau meninggalkan profesi, menggunakan studi kasus kualitatif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Renny Hermawati, Resmi Raih Doktor ke-100 FEB UKSW

Renny Hermawati, Resmi Raih Doktor ke-100 FEB UKSW

Renny Hermawati, Resmi Raih Doktor ke-100 FEB UKSW

Dr. Renny Hermawati

Foto dok IST

Dr. Renny Hermawati
featured-img

RASIKAFM.COM-| SALATIGA – Program Studi Doktor Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali melahirkan seorang Doktor Manajemen dalam kegiatan Yudisium yang diselenggarakan di Ruang Rapat Fakultas, baru-baru ini. Dr. Renny Hermawati S.ST., MM., resmi menyandang gelar Doktor Manajemen yang ke-100 setelah berhasil mempertahankan disertasi yang berjudul “Bertahan atau Meninggalkan? Eksplorasi Ketahanan Karier Awak Kapal Wanita Indonesia”.

Melalui disertasinya, Renny menyuarakan dinamika kehidupan karier awak kapal wanita dengan menelusuri faktor-faktor yang melatarbelakangi keputusannya bertahan mengarungi samudra atau melepaskan profesi tersebut dan turut mengkaji perkembangan karier maupun kesejahteraan hidup dari pilihan tersebut. Karya ini dipersembahkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan bidang manajemen sumber daya manusia maritim yang dapat mendukung kesetaraan dan ketahanan karier wanita dalam industri maritim.

Renny menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam kepada lima orang awak kapal wanita yang bertahan dan masih aktif berlayar serta tujuh orang awak kapal wanita yang telah meninggalkan profesi tersebut dan beralih ke pekerjaan lain.

Hasil penelitian ini menyoroti bahwa tidak hanya karena alasan individual, namun ada faktor lain, seperti faktor organisasi, karakteristik pekerjaan, serta budaya yang mempengaruhi keputusan awak kapal wanita untuk bertahan ataupun meninggalkan profesi ini.

“Keputusan bertahannya awak kapal wanita ditopang oleh kombinasi faktor individual, faktor organisasional, dan faktor pekerjaan. Sebaliknya, keputusan untuk meninggalkan pekerjaan dipicu oleh akumulasi tekanan personal, pekerjaan, organisasi, serta budaya yang pada titik tertentu, akhirnya, membuat keputusan untuk tetap bertahan dalam pekerjaan menjadi sulit bagi mereka. Mereka merasa bahwa keputusan untuk bekerja dalam profesi tersebut tidak lagi selaras dengan nilai-nilai kehidupan mereka,” ungkap Dr. Renny dalam orasi ilmiahnya.

Peluang pengembangan karier awak kapal wanita yang bertahan juga berbeda dengan awak kapal wanita yang meninggalkan profesi ini. Kesejahteraan hidup pun dimaknai secara berbeda antara awak kapal wanita yang mempertahankan profesinya dengan awak kapal wanita yang mengakhiri profesinya.

“Awak kapal wanita yang bertahan memandang karier pelayaran sebagai jalur jangka panjang, sedangkan bagi mereka yang meninggalkan memaknai profesi awak kapal wanita sebagai fase yang telah berlalu dan menjadi modal berharga untuk perjalanan karier mereka ke depan. Hal tersebut menunjukkan bahwa keputusan meninggalkan pekerjaan tidak selalu dimaknai sebagai bentuk kegagalan namun justru menjadi langkah untuk tetap berkontribusi dalam dunia maritim melalui jalur yang berbeda,” jelasnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved