KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Residivis Spesialis Bobol Rumah di Malam Hari Dibekuk Polisi Saat Bersembunyi

Residivis Spesialis Bobol Rumah di Malam Hari Dibekuk Polisi Saat Bersembunyi

Residivis Spesialis Bobol Rumah di Malam Hari Dibekuk Polisi Saat Bersembunyi

UNGARAN – Residivis pencurian rumah kembali beraksi di malam hari pada Kamis (10/2/2022) saat pemilik rumah tertidur. Korban adalah Feri Ariyanto (30) warga Desa Delik, Tuntang, Kabupaten Semarang .

“Pada tanggal 10 Februari kami mendapatkan laporan dari Polsek Tuntang tentang kejadian pencurian itu. Kami perintahkan Unit Resmob Polres Semarang back up Reskrim Polsek Tuntang untuk lakukan penyelidikan kejadian tersebut,” jelas Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Tegar Satrio Wicaksono.

Tegar menjelaskan, kronologi kejadian berawal pada pagi hari sekira pukul 05.00 WIB korban terbangun hendak menunaikan salat subuh mendapati HP korban sudah raib. Korban selanjutnya membangunkan istrinya dan didapati tas istrinya pun raib berisi sejumlah uang, KTP dan STNK sepeda motor.

“Tidak sampai disitu, korban menuju ke kamar ibunya yang tinggal satu rumah dan jendela serta tralis sudah rusak dibobol seseorang,” ungkapnya.

Tegar menambahkan, setelah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi selanjutnya melakukan penyelidikan.

“Alhamdulillah hari Sabtu (19/2/2022) kami berhasil mengamankan pelaku seorang laki laki berinisial MZ (50) yang bersembunyi di Wilayah Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang,” terangnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan Sat Reskrim Polres Semarang dan akan dilakukan pengembangan dan pendalaman kemungkinan ada TKP lain.

“Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, adapun ancaman hukuman 9 tahun penjara,” imbuhnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang