URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Peningkatan arus mudik terlihat di Rest Area KM 429A Tol Semarang–Solo, Kabupaten Semarang, Sabtu (14/3/2026), saat pemudik dari Jabodetabek berhenti beristirahat menuju berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sementara kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rest Area KM 429A Ungaran Mulai Dipadati Kendaraan Plat Luar Kota, Pemudik Keluhkan Jalan Berlubang

Rest Area KM 429A Ungaran Mulai Dipadati Kendaraan Plat Luar Kota, Pemudik Keluhkan Jalan Berlubang

Rest Area KM 429A Ungaran Mulai Dipadati Kendaraan Plat Luar Kota, Pemudik Keluhkan Jalan Berlubang

Rest Area KM 429A Ungaran mulai dipadati kendaraan berplat luar kota pada H-6 Lebaran, Sabtu (14/3/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Geliat arus mudik Lebaran di wilayah Kabupaten Semarang mulai terasa. Pantauan pada Sabtu (14/3/2026) di Rest Area KM 429A ruas Tol Semarang–Solo menunjukkan adanya peningkatan volume kendaraan, terutama mobil berplat luar kota dari wilayah Jabodetabek yang memanfaatkan rest area untuk beristirahat.

Sejumlah pemudik terlihat berhenti untuk melepas lelah setelah menempuh perjalanan jauh dari arah barat menuju berbagai daerah di Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Salah satu pemudik, Reno (40) asal Lampung yang hendak menuju Jember, mengatakan perjalanan yang ia tempuh dari Jakarta sejak subuh masih relatif lancar meskipun di beberapa titik sempat terjadi kepadatan.

“Penyeberangan kemarin juga masih belum terlalu ramai. Perjalanan dari Jakarta ke sini berangkat dari subuh tadi, sudah mulai padat, tapi masih lancar. Hanya di beberapa titik sempat macet karena ada kecelakaan tabrakan beruntun sebelumnya di wilayah Cikampek,” ujarnya saat ditemui di rest area.

Reno mengaku selama perjalanan telah memanfaatkan rest area untuk beristirahat sebanyak dua kali sejak berangkat dari Jakarta.

“Baru dua kali berhenti istirahat, karena memang berangkat dari subuh,” katanya.

Meski perjalanan relatif lancar, ia menyoroti kondisi jalan tol di beberapa ruas yang dinilai masih kurang baik dan berpotensi mengganggu kenyamanan pemudik.

“Di jalan tol masih banyak yang bolong. Itu jadi kendala bagi pemudik, terutama yang jarang lewat dan belum hafal kondisi jalan,” jelasnya.

Menurut Reno, kerusakan jalan paling banyak ditemui di ruas tol antara wilayah Cirebon hingga Batang.

“Terutama dari Cirebon sampai Batang. Banyak lubang kecil dan tambalan jalan yang cukup mengganggu perjalanan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy memprediksi adanya dua gelombang peningkatan arus kendaraan selama periode mudik. Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada 14 hingga 15 Maret 2026, sedangkan gelombang kedua diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah dalam penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) di ruas tol sesuai kondisi di lapangan. Selain itu tim urai kemacetan atau tim pengurai kepadatan (tibcar) juga disiagakan di jalur arteri.

“Bagi masyarakat yang melintas di Kabupaten Semarang kami juga menyiapkan berbagai layanan hospitality di pos-pos pengamanan. Jika ada kendala di perjalanan masyarakat dapat menghubungi layanan 110 maupun chatbot Polres Semarang agar kami dapat memberikan respons cepat,” jelasnya. (win)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved