URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Ribuan mahasiswa yang tergabung dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Semarang melakukan aksi long march dengan titik aksi di Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang pada Rabu (13/4/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Mahasiswa Semarang Long March Ke Gedung Provinsi Jateng Sampaikan Permasalahan Rakyat

Ribuan Mahasiswa Semarang Long March Ke Gedung Provinsi Jateng Sampaikan Permasalahan Rakyat

Ribuan Mahasiswa Semarang Long March Ke Gedung Provinsi Jateng Sampaikan Permasalahan Rakyat

Featured Image

SEMARANG – Ribuan mahasiswa yang tergabung dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Semarang melakukan aksi long march dengan titik aksi di Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang pada Rabu (13/4/2022).

Para mahasiswa dari berbagai Universitas memakai jaket almamaternya lalu menentukan titik kumpulnya masing-masing kemudian berjalan memadati lalu lintas Ibu Kota menuju ke Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah. Kedatangan Aliansi Mahasiswa Jateng itu untuk menyampaikan permasalahan yang saat ini dinilai menjadi penyebab rakyat menderita.

Koordinator Aksi, Pudol mengatakan, aksi unjuk rasa kali ini dilakukan atas nama Aliansi Rakyat Jawa Tengah Mengguggat dalam rangka menyuarakan pedihnya cengkeraman Pemerintahan Oligarki yang sangat menyengsarakan masyarakat Indonesia.

“Sesuai judul aksi ini yaitu kekalahan negara Indonesia dalam cengkaraman pemerintahan oligarki yang menyengsarakan rakyat,” ujarnya disela-sela acara.

Menurutnya, permasalahan yang saat ini sangat membebani masyarakat yaitu melonjaknya harga minyak goreng. Apalagi Menteri Perdagangan yang sudah menyerah terhadap mafia penyebab kenaikan harga tersebut.

“Fokus kami tadi sudah disampaikan untuk memecat Menteri Perdagangan karena mengaku kalah kepada mafia minyak goreng yang kemudian efeknya jangka panjang. Ini artinya adalah negara kalah dengan sekelompok orang,” terangnya.

Disisi lain, dalam aksi demonstran ini, pihaknya sudah memastikan tak akan ada kerusuhan ataupun tindakan anarkis yang bisa berakibat kerugian dari berbagai pihaknya. Kepastian itu dilakukan setelah antar mahasiswa berkoordinasi untuk melakukan screening yang bisa membuat kericuhan atau potensi kriminal.

“Sampai saat ini aksinya damai-damai saja. Kami juga sama sekali tidak menginginkan adanya kerusuhan. Kami juga sudah melakukan mitigasi yaitu dengan screening orang-orang yang ikut aksi untuk tidak membawa senjata tajam dan juga lainnya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, demo kali ini akan ditutup dengan membaca keterangan pers lalu dilanjut dengan berbuka puasa bersama dengan mahasiswa.

Lebih lanjut, dalam aksi demo ini, ada 11 tuntutan yang dibawa mahasiswa diantaranya,

1. Menuntut MPR RI berkomitmen untuk tidak mengamandemen UUD NRI 1945.

2. Memastikan rantai pasokan ketersediaan BBM dalam negeri.

3. Pecat Menteri Perdagangan karena gagal dalam menjalankan tugas dan usut tuntas serta pidanakan mafia minyak goreng.

4. Tolak pemindahan IKN di masa krisis, Cabut dan kaji ulang UU IKN dengan memperhatikan aspek ekologis, ekonomi dan sosial-budaya serta sahkan RUU Masyarakat Hukum Adat.

5. Cabut UU Cipta Kerja beserta peraturan turunannya.

6. Cabut SK Gubernur Jawa Tengah tentang UMK Tahun 2022 di Kabupaten Kota yang berdasarkan UU Cipta Kerja.

7. Tolak tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

8. Menuntut penegakan sanksi tegas dan transparansi publik mengenai perusahaan yang tidak memberikan THR.

9. Hentikan intimidasi, represifitas, dan segala bentuk kekerasan aparat terhadap warga negara.

10. Hentikan pembangunan yang mengabaikan dampak pada kerusakan lingkungan dan perampasan ruang hidup rakyat dengan dalih kepentingan umum.

11. Hentikan relokasi industri ke Jawa Tengah Atas dasar hal tersebut di atas, kami dari Aliansi Rakyat.

BACA JUGA :

Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi di Kabupaten Semarang, khususnya UPPD Samsat Ungaran, Kamis (19/2/2026). Warga mengira ada kenaikan tarif, padahal diskon 2025 berakhir. Samsat menjelaskan tarif tetap 1,05 persen sesuai aturan dan mengimbau masyarakat tetap taat pajak.
Opsen PKB Dikeluhkan Warga, Samsat Ungaran Pastikan Tarif Jateng Masih Lebih Rendah
Gebyar Padusan dan Ciblon digelar di Kolam Renang Kalitaman, Sidorejo, Salatiga, Rabu (18/2/2026). Wali Kota Robby Hernawan bersama Forkopimda hadir mendukung tradisi penyucian diri jelang Ramadan. Prosesi air tujuh mata air, seni tari, dan musik air digelar untuk melestarikan budaya Jawa.
Sehari Jelang Pusa, Ratusan Warga Gelar Padusan di Kalitaman Salatiga
Pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Salatiga tetap ramai meski muncul protes kenaikan opsen pajak, Rabu (18/2/2026). Kepala UPPD Amar Ustadi Abdullah menyebut penerimaan Januari 2026 turun 7 persen. Edukasi, penagihan door to door, dan razia dilakukan untuk menjaga kepatuhan wajib pajak.
Penerimaan Pajak di UPPD Salatiga Awal Tahun Turun. Apa yang Terjadi?
Ramadan 2026, Jam Kerja ASN Pemkab Semarang Dipangkas
Ramadan 2026, Jam Kerja ASN Pemkab Semarang Dipangkas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar Selama Ramadan, Polres Semarang Kami Tidak Tidur!
Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar Selama Ramadan, Polres Semarang: Kami Tidak Tidur!
Polres Semarang menegaskan komitmen menjaga kamtibmas selama Ramadan dari potensi perang sarung, tawuran, balap liar, dan kriminalitas. Penegasan disampaikan Kasat Reskrim AKP Bodia Teja Lelana di Ungaran,...
Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi di Kabupaten Semarang, khususnya UPPD Samsat Ungaran, Kamis (19/2/2026). Warga mengira ada kenaikan tarif, padahal diskon 2025 berakhir. Samsat menjelaskan tarif tetap 1,05 persen sesuai aturan dan mengimbau masyarakat tetap taat pajak.
Opsen PKB Dikeluhkan Warga, Samsat Ungaran Pastikan Tarif Jateng Masih Lebih Rendah
Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi...
Kecelakaan tunggal truk trailer terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Rabu (18/2/2026) sore. Sopir Solikin terluka setelah rem belakang kiri diduga mengunci saat melaju dari Semarang menuju Boyolali. Kendaraan oleng, menabrak pembatas dan pohon, lalu terguling ke parit hingga rusak berat.
Hari Apes Tidak Ada di Kalender, Rem Mengunci Trailer Terguling ke Parit
Kecelakaan tunggal truk trailer terjadi di Jalan Lingkar Selatan Salatiga, Rabu (18/2/2026) sore. Sopir Solikin terluka setelah rem belakang kiri diduga mengunci saat melaju dari Semarang menuju Boyolali....
Gebyar Padusan dan Ciblon digelar di Kolam Renang Kalitaman, Sidorejo, Salatiga, Rabu (18/2/2026). Wali Kota Robby Hernawan bersama Forkopimda hadir mendukung tradisi penyucian diri jelang Ramadan. Prosesi air tujuh mata air, seni tari, dan musik air digelar untuk melestarikan budaya Jawa.
Sehari Jelang Pusa, Ratusan Warga Gelar Padusan di Kalitaman Salatiga
Gebyar Padusan dan Ciblon digelar di Kolam Renang Kalitaman, Sidorejo, Salatiga, Rabu (18/2/2026). Wali Kota Robby Hernawan bersama Forkopimda hadir mendukung tradisi penyucian diri jelang Ramadan. Prosesi...
Longsor proyek menewaskan pekerja dan banjir merobohkan tembok rumah terjadi di Butuh RW 01 serta Jalan Pattimura, Salatiga, Selasa (17/2/2026). Wali Kota dr. Robby Hernawan turun sidak, menemukan dugaan kelalaian teknis dan pelanggaran PBG, lalu memerintahkan penanganan bersama BPBD dan instansi terkait.
Longsor di Salatiga Tewaskan Pekerja, Banjir Robohkan Rumah, ini Dia Penyebabnya
Longsor proyek menewaskan pekerja dan banjir merobohkan tembok rumah terjadi di Butuh RW 01 serta Jalan Pattimura, Salatiga, Selasa (17/2/2026). Wali Kota dr. Robby Hernawan turun sidak, menemukan dugaan...
Muat Lebih

POPULER

Tanah longsor menerjang Dusun Indrokilo, Desa Lerep, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (16/2/2026), akibat hujan deras. Warga terdampak dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau lokasi untuk percepatan penanganan. Pemkab melalui DPU dan BPBD memperbaiki talud, jalan, irigasi, serta menyalurkan bantuan guna mencegah risiko lanjutan.
Hujan Deras Picu Longsor di Lerep, Irigasi Jebol dan Rumah Warga Tertimbun Lumpur
Pecahan Uang Layak Edar
Praktis dan Terjadwal, Begini Cara Penukaran Uang Rupiah Lewat Layanan BI
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved