URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kasus gangguan pencernaan mendominasi laporan kesehatan pasca Lebaran 2026 di Salatiga, disampaikan Prasit Al Hakim. Meski mobilitas meningkat, kondisi tetap terkendali berkat kesiapan layanan kesehatan, edukasi masyarakat, serta optimalisasi fasilitas medis dan layanan darurat PSC 119 yang siaga selama periode libur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan

Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan

Pasca Lebaran, Penyakit Gangguan Pencernaan Mendominasi, Dinkes Salatiga Pastikan Layanan

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Salatiga, menanggapi adanya kasus penyakit selama libur Lebaran 2026.

Kepala Dinkes Kota Salatiga, Prasit Al Hakim, menegaskan secara umum tidak ada peningkatan signifikan. Meski mobilitas masyarakat meningkat saat arus mudik dan balik, kondisi kesehatan warga relatif terkendali.

Hasil pemantauan Dinkes menunjukkan, kasus yang muncul masih didominasi gangguan pencernaan seperti dispepsia dan diare.

Selain itu, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) juga menjadi temuan yang cukup banyak selama periode tersebut.

“Kasus masih dalam kategori wajar. Didominasi gangguan pencernaan dan ISPA,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit selama arus mudik, Dinkes telah menyiapkan sejumlah langkah.

Di antaranya melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat lewat media sosial resmi dan fasilitas layanan kesehatan.

Tak hanya itu, seluruh fasilitas kesehatan—mulai rumah sakit, puskesmas hingga klinik—disiagakan.

Kesiapan tersebut meliputi ketersediaan obat-obatan, bahan medis habis pakai, hingga dukungan logistik kesehatan lainnya.

Layanan kegawatdaruratan juga dipastikan tetap optimal melalui Public Safety Center (PSC) 119 Salatiga Medical Emergency Services (SMES). Layanan ini disiapkan untuk merespons cepat kebutuhan medis darurat masyarakat.

“Jika mengalami kondisi darurat saat perjalanan mudik, masyarakat bisa menghubungi PSC 119 atau mendatangi posko kesehatan terdekat,” imbuhnya.

Di sisi lain, Dinkes mengakui ada kendala selama libur Lebaran. Terutama terkait terbatasnya layanan fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti klinik dan praktik dokter mandiri yang tidak seluruhnya beroperasi saat cuti bersama.

Meski begitu, pelayanan kesehatan secara umum tetap berjalan.

Rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta, tetap membuka layanan, termasuk poliklinik, selama libur Lebaran.

BACA JUGA :

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum