URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tren olahraga padel berkembang pesat di Salatiga, didukung DPRD dan PBPI dalam pelantikan pengurus di Gedung DPRD, Selasa (31/3/2026). Tingginya minat masyarakat mendorong pembinaan atlet dan peluang bisnis, dengan program kolaboratif untuk membawa padel ke level nasional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pengurus PBPI Salatiga Dikukuhkan, Ketua DPRD Sebut Padel kini jadi Lifestyle

Pengurus PBPI Salatiga Dikukuhkan, Ketua DPRD Sebut Padel kini jadi Lifestyle

Pengurus PBPI Salatiga Dikukuhkan, Ketua DPRD Sebut Padel kini jadi Lifestyle

Tren olahraga padel berkembang pesat di Salatiga, didukung DPRD dan PBPI dalam pelantikan pengurus di Gedung DPRD, Selasa (31/3/2026). Tingginya minat masyarakat mendorong pembinaan atlet dan peluang bisnis, dengan program kolaboratif untuk membawa padel ke level nasional.
Foto Arief Rasika
Pengurus PBPI Salatiga saat dikukuhkan
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sejak setahun belakangan, olah raga padel di Indonesia sedang tren, tak terkecuali di Salatiga. Padahal eksistensi Padel ini sudah ada sejak tahun 1969 di Meksiko. Tapi, popularitasnya baru naik di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan, setelah viral di media sosial.

Permainan ini lahir dari modifikasi lapangan tenis kecil yang dikelilingi dinding, dengan menggabungkan unsur tenis dan squash, yang kemudian populer di Spanyol dan berkembang pesat secara global.

Perkembangan di Indonesia, Padel saat ini dianggap sebagai salah satu olahraga dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Menanggapi fenomena ini, ketua Dprd kota Salatiga, Dance Ishak Palit menyambut positif, bahkan saat acara pelantikan pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Salatiga, secara pribadi Dance memberikan dukungan penuh atas pelantikan pengurus padel Salatiga, yang berlangsung di Mini Teater Bung Karno, di lantai 3 gedung baru kompleks DPRD Kota Salatiga, Selasa (31.3.2026).

Menurut Dance saat ini dirinya seminggu sekali main padel, selain menyehatkan juga olah raga rekreasi. “Saat ini padel menjadi lifestyle, tidak hanya sekedar sehat namun bisa juga menciptaan prestasi baru.” Ujar Dance saat membuka pelantikan.

Dance melihat jika kini gaya hidup warga kota Salatiga mulai melirik permainan padel, selain bisa berolah raga, mereka juga bisa kumpul bersama teman dari kalangan emak emak karena setelah berolah raga biasanya mereka nongkrong sampai malam., “Saat ini saya melihat ada peluang bisnis dari olah raga ini, ibu ibu kerap bertemu membicarakan bisnis sekalian berolah raga”. Tambah Dance.

Ketua padel kota Salatiga, Dyah Ayu Phitaloka menyebut jika saat ini animo warga untuk berolah raga padel cukup tinggi, pihaknya sedang berusaha membawa padel Salatiga ke kancah nasional.

“Keberhasilan organisasi ini tidak bisa dicapai seorang diri, harus ada kerja sama semua pihak, Kami berkomitmen meningkatkan program kerja selaras dengan PBPI Jateng, membuka kritik dan saran demi kemajuan padel Salatiga” Ujarnya usai dilantik.

Ketua Umum Pengprov Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jawa Tengah Arganto Cahyo Wibowo Pangarso berpesan agar pengurus Salatiga selalu kompak demi kemajuan padel dimasa mendatang.

Sementara itu keanggotaan padel Salatiga 2026-2030 terdiri dari beragam profesi yang ada, mulai dari pengusaha, advokat, pebisnis, wartawan, kades dan juga olah ragawan.

– Ketua DPRD Salatiga berikan sambutan
– Ketua PBPI Salatiga saat berikan sambutan usai pelantikan

BACA JUGA :

Maximiliano Tristan Pranaja, siswa SD Negeri Banyubiru 1 Kabupaten Semarang, meraih dua medali emas dan juara umum renang O2SN SD Tingkat Jawa Tengah 2026 di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Tristan menjadi terbaik pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya dada setelah pulih dari cedera fraktur, sehingga berhak mewakili Jawa Tengah pada O2SN SD Tingkat Nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.
Raih Dua Emas O2SN Jateng, Atlet Renang Kabupaten Semarang Melaju ke Tingkat Nasional
Sebanyak 2.935 atlet taekwondo dari enam provinsi mengikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang yang resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
GOR Jatidiri Dipenuhi Ribuan Atlet, Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 Berlangsung Meriah
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar