KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Anggota Pramuka SMAN 1 Tengaran Ciptakan Alat Penumbuk Serba Guna

Anggota Pramuka SMAN 1 Tengaran Ciptakan Alat Penumbuk Serba Guna

Anggota Pramuka SMAN 1 Tengaran Ciptakan Alat Penumbuk Serba Guna

RASIKAFM – Ada yang patut diapresiasi dari adik adik Pramuka SMAN 1 Tengaran kabupaten Semarang. Ditengah pandemi seperti sekarang mereka menciptakan Inovasi sekaligus memberi solusi atas persoalan yang dihadapi di masa pandemi seperti saat ini. Terutama bagi bakul jamu tradisional disekitar sekolah

awalnya pada medio Oktober 2021, Pramuka SMAN 1 Tengaran ciptakan karya inovasi dalam bentuk teknologi tepat guna. Adapun karya teknologi tepat guna yang diciptakanya berupa alat penumbuk serba guna.

“Penciptaan alat penumbuk serba guna diilhami dengan upaya masyarakat dalam menjaga imun di saat pandemi Covid-19,”kata Diarti, S.Sn., Kagudep Putri SMAN 1 Tengaran kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).

Diungkapkan Diarti, banyak upaya yang dilakukan masyarakat dalam menjaga imunitas tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi minuman herbal yang sering disebut dengan jamu.

“Membuat jamu termasuk mudah-mudah sulit. Mudah bagi yang sudah paham dan terbiasa, tetapi sulit bagi yang belum terbiasa dengan cara pembuatannya, lebih-lebih menggunakan cara manual yaitu ditumbuk dengan menggunakan alu dan lumpang yang digerakan dengan tangan,”tuturnya.

Diarti, Icha Wulandari Saat berikan keterangan media Saat berikan keterangan media dan alat penumbuk yang viral (Video: Arif Rasika FM)

Hal ini juga terinspirasi dengan meningkatnya konsumsi jamu dan mulai bermunculan produsen jamu, maka Pramuka SMAN 1 Tengaran menciptakan alat penumbuk serba guna untuk mempermudah dalam pembuatan jamu.

“Alat penumbuk serba guna diciptakan oleh tim yang terdiri dari tiga peserta festival dari Dewan Ambalan dan dua Pembina Pramuka Gugusdepan SMAN 1 Tengaran,”bebernya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]