RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Roll Cake Ikan Nila dan Bayam Antar SMK Widya Praja Ungaran Juarai Lomba Kudapan Milenial DKP Jateng

Roll Cake Ikan Nila dan Bayam Antar SMK Widya Praja Ungaran Juarai Lomba Kudapan Milenial DKP Jateng

Roll Cake Ikan Nila dan Bayam Antar SMK Widya Praja Ungaran Juarai Lomba Kudapan Milenial DKP Jateng

RASIKAFM.COM | BREBES - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Widya Praja Ungaran, Kabupaten Semarang berhasil memboyong predikat juara dalam ajang Lomba Kudapan Milenial yang diadakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah. Mereka berhasil mengalahkan ratusan peserta lain yang berasal dari Tim Penggerak (TP) PKK dan pelajar SMK jurusan Tata Boga se-Jawa Tengah.

Disampaikan oleh Nur Hidayati, guru jurusan Tata Boga SMK Widya Praja Ungaran, kudapan yang diracik oleh dua anak didiknya yakni Agustina Rima Wijayanti dan Dita Purwanti yang merupakan pelajar kelas XII jurusan Tata Boga itu berupa roll cake yang memadukan ikan nila dan sayur bayam.

“Jadi kami kemas sedemikian rupa agar menarik dan tentunya memenuhi standar gizi,” ujarnya ditemui usai penyerahan hadiah lomba oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Alun-alun Kabupaten Brebes, Sabtu (19/8/2023).

Dijelaskan, hal yang melatarbelakangi dipilihnya menu tersebut adalah berangkat dari kepeduliannya atas fenomena tengkes (stunting) pada anak-anak. Melalui menu tersebut, diharapkan dapat menjadi makanan alternatif untuk mencegah stunting.

“Karena anak-anak biasanya susah makan ikan dan sayur. Sehingga dengan menu ini dalam sekali makan, semua gizi bisa tercukupi,” terangnya.

Sementara Ganjar Pranowo yang berkesempatan menyerahkan hadiah secara langsung mengaku kagum atas ide yang berhasil mengantarkan SMK Widya Praja Ungaran menjadi juara I Lomba Kudapan Milenial tingkat Jateng.

“Ide ini sungguh luar biasa. Bagaimana kreativitas para pelajar ini sekaligus menyasar pada program pengentasan stunting yang saat ini menjadi salah satu fokus kita bersama,” urainya.

Orang nomor satu di Jateng ini juga berpesan agar ini terus bisa berkembang dan diterapkan kepada masyarakat.

“Kalau bisa disosialisasikan ke para ibu rumah tangga melalui TP PKK, sehingga bisa menekan angka stunting di Jateng,” kata Ganjar. (win)

 

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian