KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

RS Bhayangkara Polda Jateng Sediakan Pelayanan Pemeriksaan MSCT Bagi Masyarakat

RS Bhayangkara Polda Jateng Sediakan Pelayanan Pemeriksaan MSCT Bagi Masyarakat

RS Bhayangkara Polda Jateng Sediakan Pelayanan Pemeriksaan MSCT Bagi Masyarakat

Semarang – Guna mendeteksi dini gejala penyakit jantung pasien, Rumah Sakit Bhayangkara TK II Awaloedin Djamin menyediakan fasilitas pemeriksaan Multislice Computerized Tomography (MSCT). Hal tersebut diungkapkan Karumkit RS Bhayangkara Kombes Pol dr. Khusnan Marzuki, MM disela kegiatan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) yang diikuti pejabat utama (PJU) Polda Jateng.

dr. Khusnan Marzuki menjelaskan bahwa pelayanan tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

“Pemeriksaan MSCT di RS Bhayangkara ini tidak hanya kepada anggota Polri, tapi juga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan dari fasilitas ini,” ungkapnya kepada media pada Kamis, (25/8) siang.

Lebih lanjut dr. Kusnan Marzuki menjelaskan bahwa pemeriksaan MSCT mempunyai hasil pemeriksaan lebih baik dari CT Scan karena menghasilkan informasi yang lebih akurat terkait organ tubuh pasien, diantaranya jantung.

“Alat MSCT ini merupakan generasi terbaru dari CT Scan. Sehingga apabila ada kelainan jantung akan terdeteksi lebih awal melalui hasil pemeriksaan MSCT,” Ungkapnya.

Bagi masyarakat yang menggunakan BPJS ditegaskan tetap bisa menggunakan fasilitas tersebut.

“Tentu dengan dasar rujukan dari dokter spesialis jantung atau spesialis lainnya semisal penyakit dalam. Untuk pemeriksaan dengan biaya mandiri juga kami layani,” jelasnya.

Dijelaskan pula bahwa RS Bhayangkara setiap saat siap melayani apabila ada masyarakat yang ingin mendapatkan fasilitas pemeriksaan MSCT secara mandiri.

“Lama pemeriksaan sekitar 15-20 menit. Hasil pemeriksaan akan diberitahukan pada pihak pasien sekitar 2 hari kemudian,” terangnya.

Mengingat besarnya manfaat yang diraih melalui pemeriksaan MSCT, Karumkit menghimbau agar masyarakat menggunakan fasilitas pelayanan tersebut.

“Minimal sekali seumur hidup lah untuk mendeteksi apakah kita mempunyai gejala kelainan jantung. Jadi kecanggihan fasilitas dan teknologi yang dimiliki RS Bhayangkara ini juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum.” pungkasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]